Gunakan Ganja untuk Cari Inspirasi Jadi Content Creator, Rifat Umar Menyesal: Titik Balik Saya

Aktor Rifat Umar menyesal mengonsumsi ganja selama setahun belakangan. Ia berharap penangkapan atas dirinya akan menjadi titik balik kehidupannya.

Gunakan Ganja untuk Cari Inspirasi Jadi Content Creator, Rifat Umar Menyesal: Titik Balik Saya
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Tersangka penyalahgunaan narkoba, Rifat Umar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Aktor Rifat Umar menyesal mengonsumsi ganja selama setahun belakangan.

Ia berharap penangkapan atas dirinya akan menjadi titik balik kehidupannya.

Ungkapan penyesalan itu disampaikan Rifat Umar dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2019).

"Sangat sangat menyesal, semoga penangkapam ini bisa menjadi titik balik saya," kata Rifat Umar dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2019).

Rifat Umar mengaku, awalnya hanya iseng mengonsumsi ganja untuk mencari inspirasi sebagai content creator di sebuah perusahaan game.

Lagi, Aktor Terjerat Kasus Narkoba Menimpa Rifat Umar, Pemain Sinetron Si Yoyo Diciduk dengan Wanita

"Awalnya coba-coba karena sekarang kan (saya) sudah tidak bergerak (bekerja) di bidang entertainment. Saya bekerja di salah satu perusahaan gaming sebagai content creator. Ya, mungkin perlu banyak inspirasi lah makanya saya menggunakan narkoba jenis ganja," kata Rifat Umar.

Sebelumnya diberitakan, Rifat Umar ditangkap saat sedang bersama Tessa, teman wanitanya di dalam kamar kos di kawasan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu kemarin.

Dia kedapatan memiliki narkoba jenis ganja yang telah dikemas.

Penangkapan Rifat Umar merupakan hasil pengembangan dari penangkapan pelaku berinisial RR (32) yang ditangkap di rumah kos yang sama pada Selasa (1/10/2019) pukul 23.00 WIB.

Sosok Bupati Banjarnegara Viral karena Slip Gaji, Dulunya Bandar Narkoba, Pernah Mati Suri 6 Jam

Polisi mengamankan barang bukti ganja seberat 83,79 gram di dalam mobil milik tersangka RR. Saat itu, RR tengah berkunjung ke indekos Rifat Umar. Ketika hendak pulang, polisi menemukan barang bukti ganja itu di dalam mobil RR.

Kepolisian pun langsung menggeledah kamar Rifat Umar. Polisi menemukan barang bukti ganja seberat 89,583 gram. Barang haram itu disimpan di bawah tempat tidur dan diletakkan di atas meja.

Selain itu, barang bukti yang juga diamankan adalah satu set alat hisap sabu dan sebuah ponsel.

Kini, atas kepemilikan barang haram tersebut, Rifat Umar dan RR dikenakan Pasal 111 (2) Jo Pasal 114 (2) sub Pasal 132 Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara. (Kompas.com/Rindi Nuris Velarosdela)

Napi Lapas Tanjung Gusta Medan Dalangi Penyelundupan 16 Kg Narkoba, Ini Penjelasan Arman Depari

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved