Srikandi Pasundan Se-Jabar dan Banten Kumpul di Cianjur, Gelar Muktamar dan Hasilkan Piagam Pasundan

Sebanyak 450 perempuan dari 27 kabupaten/kota di Jabar dan 8 kabupaten/kota di Banten yang tergabung dalam Srikandi Pasundan Ngahiji bertemu di Cianju

Srikandi Pasundan Se-Jabar dan Banten Kumpul di Cianjur, Gelar Muktamar dan Hasilkan Piagam Pasundan
Tribunjabar.id/Ferri Amiril Mukminin
Sebanyak 450 perempuan dari 27 kabupaten/kota di Jabar dan 8 kabupaten/kota di Banten yang tergabung dalam Srikandi Pasundan Ngahiji bertemu di Cianjur. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebanyak 450 perempuan dari 27 kabupaten/kota di Jabar dan 8 kabupaten/kota di Banten yang tergabung dalam Srikandi Pasundan Ngahiji bertemu di Cianjur dan memformulasi piagam Pasundan, Kamis (3/9/2019).

Ketua Umum Srikandi Pasundan Ngahiji Susanne Febriyati Soeriakartalegawa SH mengatakan, dibentuknya forum karena ada kekhawatiran kaum perempuan terhadap permasalahan saat ini yang notabene disebabkan oleh lunturnya budaya dan kearifan lokal yang biasa diturunkan kepada generasi terkini dari keluarga.

Ia menggagas muktamar yang menghasilkan piagam Pasundan yang berisi poin di antaranya Pasundan berdaulat, Pasundan sebagai pusat peradaban dunia, Pasundan peradaban Islami, penegakan hukum didasari kearifan lokal, pemberdayaan sumberdaya alam, penguatan bhineka tunggal Ika, dan mitigasi bencana.

Bocah yang Dianiaya Pasangan Lesbian Tantenya Hingga Koma, Akhirnya Meninggal

"Kebetulan hari ini kami berkumpul dan menggagas piagam Pasundan, kami juga melantik pengurus Srikandi Pasundan Ngahiji," kata Susanne, di Gedong Asem, Cianjur.

Ia mengatakan, tujuan dari Muktamar Nawacita Pasundan adalah menjadi ajang untuk merekaykan persaudaraan kebangsaan, juga bertolak dari
semakin tergerusnya sistem budaya yang ditunjukkan oleh melemahnya keteladanan para pemimpin, terpecah belahnya pandangan masyarakat serta lunturnya sikap kemanusiaan.

"Pertemuan ini juga untuk membangun komitmen dan penguatan terhadap menumbuhkan rasa kebangsaaan dan
menyatukan sebuah rasa cinta tanah air mengimplementasikan Pancasila
dengan kebhinnekaan nya," kata Susanne.

Latihan Terakhir di Bandung Sebelum Berangkat ke Madura, Persib Bandung Asah Taktik Permainan

Poin penting lainnya, kata Susanne adalah membangun kesadaran bersama pentingnya melestarikan adat, budaya, tradisi dan warisan leluhur lain nya untuk dikembangkan dan dilestarikan di masa depan.

Herry Pasya Sumbada Kabid Politik Dalam Negeri Kesbangpol Jabar, mengatakan, pihaknya mencoba memfasilitasi.

"Intinya secara substansial bagus ini perkumpulan perempuan tak hanya di politik, anggota DPRD juga ada jadi lebih variatif, dari sisi kepentingan perempuan, berbasis kesetaraan gender jadi lebih demokratis," katanya.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved