Krisis Air Bersih di Kota Tasikmalaya Diprediksi Bakal Semakin Parah

Krisis air bersih di Kota Tasikmalaya diperkirakan bakal semakin parah.

Krisis Air Bersih di Kota Tasikmalaya Diprediksi Bakal Semakin Parah
TRIBUN JABAR / SYARIF PULLOH ANWARI
Cov krisis air bersih. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - DPRD Kota Tasikmalaya menyebut perlu ada penataan dan pengelolaan sumber-sumber mata air agar Kota Resik selamat dari zona krisis air bersih.

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Agus Wahyudin mengatakan penelitian Balai Geodesi ITB Bandung beberapa waktu lalu mesti menjadi perhatian bersama.

Agus menambahkan, berdasar hasil penelitian itu Kota Tasikmalaya dalam 5 sampai 10 tahun ke depan diprediksi akan krisis air bersih.

"Apalagi berdasar penelitian itu ada kelurahan yang posisinya merah di antaranya Tugujaya. Artinya berdasarkan penelitian itu di sana tidak boleh diekploitasi airnya," kata Agus Wahyudin saat ditemui, Kamis (3/10/2019).

Meski di Kota Tasikmalaya telah ada Perda Pengelolaan Air Tanah, diakui Agus pelaksanaan perda di lapangan belum berjalan optimal.

"Langkah konkret yang bisa diambil saat ini ialah menata sumber-sumber mata air terus kalkulasikan berapa total kubik keseluruhannya," lanjut dia.

Jika pengelolaan air di Kota Tasikmalaya tidak dibenahi, menurutnya prediksi itu mungkin saja terjadi.

"Kalau tidak dari sekarang maka pasti krisis air, apalagi sekarang kalau kemarau saja sudah terasa," ujarnya.

Terlebih di Kota Tasikmalaya, jelasnya sulit membuat PDAM sendiri karena sumber airnya di bawah standar.

Halaman
12
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved