Banyak PNS Jabar Tak Tahu Kerjanya, Ridwan Kamil: Rapor Pemprov Jabar Sudah A

Sekitar 20 persen PNS di Jawa Barat ternyata tidak mengetahui apa yang harus mereka kerjakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya

Banyak PNS Jabar Tak Tahu Kerjanya, Ridwan Kamil: Rapor Pemprov Jabar Sudah A
Istimewa
Ilustrasi ASN atau PNS. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sekitar 20 persen PNS di Jawa Barat ternyata tidak mengetahui apa yang harus mereka kerjakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya saat datang ke kantor.

Hal ini terungkap dari survei Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI terhadap para PNS di pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota, di Jabar.

"Dari survei itu, rata-rata pegawai di Jabar, tidak hanya Pemprov tapi juga kabupaten/kota, tidak bisa menjawab apa yang mereka kerjakan. Tidak bisa menghubungkan tugas fungsi yang ada di SK (surat keputusan) dengan apa yang dikerjakan. Jadi, tidak nyambung," kata Didid Noordiatmoko, Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan, pada Kementerian PANRB RI, di sela Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (AKIP) dan Reformasi Birokrasi di Provinsi Jabar, di Gedung Sate, Rabu (2/10).

Hasil survei yang mereka lakukan tahun lalu itu, ujarnya, harus menjadi koreksi para atasan tiap pegawai.

"Ini agak berbahaya. Bukan salah mereka. Kalau itu ada di staf paling bawah, tentu ini kewajiban atasan. Atasan harus me-review, melakukan supervisi, mengingatkan, apa yang harus mereka kerjakan, bukan apa yang mereka ingin kerjakan," katanya.

Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan, pada Kementerian PANRB RI, Didid Noordiatmoko
Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan, pada Kementerian PANRB RI, Didid Noordiatmoko (Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam)

Didid berharap evaluasi tahun ini memberikan hasil terbaik, setelah selama setahun pemerintah di Jabar berbenah diri. Tahun lalu, katanya, pihaknya sudah memberikan sejumlah rekomendasi untuk mengatasi hal tersebut.

Bupati Bandung Serahkan 707 SK Kenaikan Pangkat Bagi PNS Kabupaten Bandung

Tak Ada Lagi Staf, Kini PNS Tak Bingung Lagi, Tupoksi dan Target Kerjanya Jelas

"Rekomendasinya agar secara berkala, atasan mengadakan refreshing. Bukan outbound tapi rapat berkala, review capaian anak buah, ingatkan bahwa ada yang tidak cocok di tugasnya, kemudian dikembalikan ke tugasnya. Dan ini harus dilakukan berjenjang oleh setiap atasan langsung, dilakukan banyak atasan sehingga masif perbaikannya," katanya.

Di tingkat nasional, kata Didid, angka PNS yang tidak mengerti pekerjaan sesuai tugasnya ini berada di angka lebih dari 20 persen. Walaupun angka di Jabar lebih rendah dari nasional, katanya, ini bukanlah sesuatu yang sudah bisa dibanggakan.

"Dua puluh persen PNS se-Jabar ini ada berapa juta orang. Banyak. Memang kami survei random. Tidak semua, tapi 20 persen angkanya terlalu banyak. Mudah-mudahan setahun ini ada perbaikan," katanya.

Didid mengatakan, pihaknya menargetkan tahun ini angka PNS yang tidak mengerti pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsinya sudah di bawah angka 10 persen. Idealnya, katanya, angka tersebut berada di bawah 5 persen.

Kepala Diskominfo Jabar Blak-blakan Soal Desa Digital Ponsel Rp 60 Miliar, Belum Pulsa Bulanan

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved