Polwan Cantik Bagikan Bunga pada Buruh yang Berunjuk Rasa di Gedung Sate, Demo Pun Aman
Aksi unjuk rasa buruh di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (2/10/2019) berlangsung aman,
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aksi unjuk rasa buruh di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (2/10/2019) berlangsung aman, bahkan terlihat polisi dan massa bergembira.
Unjuk buruh menentang revisi Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, berakhir tanpa kericuhan. Polda Jabar dan Polrestabes Bandung, menurunkan sejumlah polisi wanita (polwan).
Para polwan ini disebar hingga ke tengah massa buruh. Mereka membagikan bunga hingga air mineral pada sejumlah pendemo.
Kedatangan para polwan itu tidak disambut dengan umpatan, malah banyak dari pendemo yang menyambut dengan tertawaan.
Banyak juga dari mereka yang berfoto bersama dengan para polwan berkerudung, salah satunya Bripda Eriya, akrab disapa Ria, anggota Polrestabes Bandung.
• Bupati Bandung Serahkan 707 SK Kenaikan Pangkat Bagi PNS Kabupaten Bandung
Parasnya yang menarik, tampak jadi rebutan berfoto dengan sejumlah pendemo perempuan dan laki-laki. Nyaris tidak ada ketegangan dalam aksi unjuk rasa itu.
"Selamat berunjuk rasa pak, bu, silahkan sampaikan aspirasinya, kami yang akan memastikan keamanan teman-teman selama berunjuk rasa," ujar Ria, saat membagikan bunga mawar merah.
Di lengan kanannya, logo Bareskrim tertempel,logo busur dan anak panah. Sehari-hari, ia bertugas di satuan reserse narkoba di Polrestabes Bandung.
"Terima kasih ibu reserse kriminal (reskrim) yang baik," ujar seorang pendemo saat menerima bunga mawar.
• Ramai Kabar 2 Pelajar Dikeluarkan dari Sekolah karena Ikut Demo, Ini Penjelasan Kadisdikbud Jateng
Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema mengatakan, aksi unjuk rasa berlangsung dengan tertib. Hak menyampaikan pendapat warga negara terlaksana, ketertiban umum di sekitar Gedung Sate juga terjaga.
"Ini salah satu upaya kami, dengan harapan para pengunjuk rasa dapat bekerja sama dalam menjaga kondusifitas Kota Bandung dengan menyuarakan pendapat dengan tertib sesuai dengan peraturan undang - undang yang berlaku," ujar Irman.
Aksi polwan tersebut mendapat respon baik dari para buruh. Mereka menerima apa yang diberikan hingga ada berswafoto dengan para polwan.
Ketua Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Mesin dan Komponen (FSPMI) Purwakarta Ade Supyani menegaskan, aksi yang dilakukan kali ini fokus kepada tuntutan mengenai isu ketenagakerjaan.
"Kita fokus ketenagakerjaan. Salah satunya soal penolakan revisi Undang-undang Ketenagakerjaan hingga soal kenaikan iuran BPJS Kesehatan," ujar Ade
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ripda-eriya-polwan-polrestabes-bandung-saat-membagikan-bunga.jpg)