Kejar Untung Malah Buntung, PD Pasar Resik Dibubarkan Pemkot Tasikmalaya

PD Pasar Resik, yang digadang-gadang meningkatkan PAD Kota Tasikmalaya (pendapatan asli daerah) tersebut justru semakin merugi.

Kejar Untung Malah Buntung, PD Pasar Resik Dibubarkan Pemkot Tasikmalaya
Tribun Jabar/Isep Heri
Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, Jumat (19/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Perusahaan Daerah atau PD Pasar Resik resmi dibubarkan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Wacana pembubaran PD Pasar Resik telah dibahas Pemerintah Kota dan DPRD sejak 2018.

Alasan pembubaran dikarenakan, dari hasil evaluasi kinerja dan keuangan PD Pasar Resik, yang digadang-gadang meningkatkan PAD Kota Tasikmalaya (pendapatan asli daerah) tersebut justru semakin merugi.

Puncaknya pada 2018, PD Pasar Resik memiliki utang sekitar Rp 1,7 miliar.

Selain itu, keuangan PD Pasar Resik sejak 31 Januari hingga 31 Juni 2018 cenderung mengalami penurunan dengan katagori tidak sehat.

Setelah membubarkan PD Pasar Resik, pemerintah akan menyerahkan kewenangan manajemen pasar di Kota Tasikmalaya kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Pabrik Konveksi Bordir di Kota Tasikmalaya Hangus Kebakaran, Api Diduga Berasal dari Mesin Bordir

HUT ke-18 Kota Tasikmalaya, Wali Kota Harap Warga yang Merantau Pulang Dulu

"Kami sama-sama membubarkan PD Pasar. Nanti akan kembali dikelola di bawah dinas dan UPTD," kata Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, Rabu (2/10/2019).

Adapun beberapa aset yang sebelumnya milik PD Pasar Resik, lanjut Budi akan diserahkan ke UPTD.

"Nantinya aset itu akan digunakan UPTD untuk meningkatkan pelayanan pasar bagi masyarakat," ujar Budi Budiman.

Halaman
12
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved