Kabar Gembira bagi Warga Sumedang, Disnakertrans Buka Lowongan Kerja di Jepang, Ini Caranya

Bagi warga Sumedang yang ingin kerja di Jepang bisa segera mempersiapkan diri.

Kabar Gembira bagi Warga Sumedang, Disnakertrans Buka Lowongan Kerja di Jepang, Ini Caranya
Living + Nomads
Ilustrasi: Negara Jepang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Deddi Rustandi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Bagi warga Sumedang yang ingin kerja di Jepang bisa segera mempersiapkan diri.

Saat ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Disnakertrans) Pemkab Sumedang sedang merekrut dan menyeleksi 200 orang sebagai pekerja migran Indonesia (PMI).

Para pekerja yang dibutuhkan untuk sektor kesehatan, konstruksi, teknik, dan perhotelan.

Sumedang sendiri sudah menjalin kerja sama dengan pemerintahan Wakayama Jepang tentang pengiriman tenaga kerja ini.

Kabid Penempatan Tenaga Kerja, Disnakertrans Sumedang, Guna Wikarya mengatakan pendaftaran tenaga kerja bisa melalui pemerintah desa, pemerintah kecamatan atau langsung ke Kantor Disnakertrans.

"Targetnya awal November nanti sudah terekrut 200 tenaga kerja yang disiapkan untuk ke Jepang. Ada beberapa lowongan hasil kerjasama antara Pemkab dengan pihak pemerintah Jepang untuk masyarakat Sumedang," ujar Guna usai sosialisasi persiapan pendaftaran dan seleksi calon tenaga kerja ke Luar Negeri, di Gedung PGRI Situraja, Rabu (2/10/2019).

Tak Ada Lagi Staf, Kini PNS Tak Bingung Lagi, Tupoksi dan Target Kerjanya Jelas

Pemprov Jabar Akan Terapkan e-RK untuk Evaluasi Kinerja PNS Tiap Hari

Ia mengatakan sosialisasi melalui para camat dan kades serta unsur sekolah, proses rekrutmen akan lebih cepat informasinya ke masyarakat.

“Syarat untuk menjadi tenaga kerja atau (PMI ini sangat mudah, hanya menyiapkan administrasi surat-surat data diri yang lengkap,” katanya.

Menurutnya, Disnakertrans akan melakukan penyaringan calon yang siap secara fisik dan mental serta kemampuan yang kompetitip.

“Secara secara fisik tidak boleh ada tato, tindik," katanya.

Disnakertrans akan memberikan kemampuan lainnya sepert pelatihan bahasa, kemampuan adaptasi budaya Jepang dan tata cara kerja masyarakat Jepang.

“Bagi yang bekerja ke Jepang harus menguasai bahasa Jepang. Penguasaan Bahasa Jepang itu bisa mencapai 5-6 bulan beda dengan Bahasa Inggris bisa dengan 3 bulan saja," katanya. (deddi rustandi)

Penulis: Deddi Rustandi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved