Tol Bandung-Cilacap Lintasi Kadungora dan Cilawu Garut, Panjang Tol di Kabupaten Garut 27 Km

Tol Bandung-Cilacap diharapkan jadi angin segar untuk pariwisata Kabupaten Garut. Pemkab Garut pun meminta nama Garut

Tol Bandung-Cilacap Lintasi Kadungora dan Cilawu Garut, Panjang Tol di Kabupaten Garut 27 Km
Tribunjabar/Firman Wijaksana
Bupati Garut, Rudy Gunawan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Tol Bandung-Cilacap diharapkan jadi angin segar untuk pariwisata Kabupaten Garut. Pemkab Garut pun meminta nama Garut masuk ke dalam nama tol.

"Kalau ada nama Garutnya di tol, jadi tahu ada tujuan ke Garut. Tapi sekarang kan belum ditentukan namanya. Mudah-mudahan jadi bagian tujuan masyarakat wisata dengan adanya tol," ucap Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman di kantornya, Selasa (1/10/2019).

Dengan dibukanya akses tol, waktu tempuh dari Bandung menuju Garut diprediksi hanya satu jam. Garut pun akan diuntungkan karena akses ke tempat wisata akan lebih mudah.

Biasanya dengan jalur yang ada saat ini, waktu tempuh Bandung-Garut mencapai dua jam. Bahkan bisa sampai enam jam jika terjadi kemacetan.

Untuk jalur tol yang melintasi Garut, lanjutnya, diperkirakan mulai dari wilayah Kadungora, Banyuresmi, Garut Kota, dan Cilawu. Panjang tol di Garut sepanjang 27 kilometer.

Armada dan APD Damkar KBB Sudah Tak Layak Digunakan, Harus Ada Pengadaan Barang Baru

"Hasil rapat kemarin di Bandung jalurnya dari Gedebage ke Majalaya baru masuk ke Kadungora. Nanti ada dua gerbang tol di Garut. Kalau daerah lain kan hanya satu," katanya.

Terkait pembebasan lahan, Helmi menyebut hal itu merupakan kewenangan pemerintah pusat. Penentuan lokasi (penlok) juga belum ditentukan secara spesifik.

"Mungkin masih bisa bergeser. Cuma info yang saya terima gambaran umumnya dari Kadungora sampai Cilawu," ujarnya.

Pemkab Garut, lanjutnya, hanya membantu kelancaran pembebasan lahan. Rencananya pembebasan lahan dimulai pada 2020. Selain itu, Pemkab juga akan menyesuaikan jalan penghubung dari keluar gerbang tol.

"Pemkab juga akan menyinkronkan exit tol dengan jalur di Garut. Biar tidak terjadi kemacetan juga," katanya.

Bikin Ngeri, Dari Lagu Rakyat Lagu Genjer-Genjer Ini Disebut Lagu Atribut PKI Propaganda Politik

Keberadaan tol yang dinilai akan membuat sepi sentra oleh-oleh di Tarogong, disebut Helmi tak akan terjadi. Pasalnya akses menuju gerbang tol tetap akan melintasi kawasan Tarogong.

"Wisatawan malah akan bertambah. Tak akan ubah keramaian untuk di Garut. Mungkin nanti ada pergeseran keramaian," ujarnya.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved