Berhubungan Badan Sedarah Sampai Pembunuhan Bocah di Sukabumi, Pelaku Terancam Penjara Seumur Hidup

Rekonstruksi tertutup tersebut berisi 34 adegan dan dilakukan di kantor Polres Sukabumi Kota. Kejaksaan Negeri Sukabumi Kota juga hadir menyaksikan pr

Berhubungan Badan Sedarah Sampai Pembunuhan Bocah di Sukabumi, Pelaku Terancam Penjara Seumur Hidup
Kolase Tribun Jabar/Kompas.com
hubungan badan dua anak dan ibu kandung di Sukabumi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Polres Sukabumi Kota menggelar rekonstruksi tertutup kasus pembunuhan dan pemerkosaan anak di bawah umur, NP (5).

Kasus pembunuhan ini melibatkan tersangka ibu angkat korban SR (39) dan dua anak kandung laki-laki yakni RG (16) dan R (14), Senin (30/9/2019).

Rekonstruksi tertutup tersebut berisi 34 adegan dan dilakukan di kantor Polres Sukabumi Kota. Kejaksaan Negeri Sukabumi Kota juga hadir menyaksikan proses rekonstruksi tersebut.

Sewakan Kamar Berkencan Rp 50 Ribu-Rp 120 Ribu, 3 Ibu Rumah Tangga di Pangandaran Ditangkap Polisi

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Wisnu Prabowo, mengatakan bahwa rekonstruksi dilakukan di Polres Sukabumi Kota mengingat tempat kejadian perkara (TKP) tidak kondusif.

"Rekonstruksi dilakukan secara tertutup karena dua orang tersangka pelaku merupakan anak di bawah umur dan dilindungi oleh Undang-undang," kata Wisnu seusai rekonstruksi, di Polres Sukabumi Kota.

Wisnu mengatakan, berdasarkan hasil rekonstruksi, terungkap bahwa korban dibuang oleh ketiga orang tersangka pada adegan ke-22.

Ibu di Sukabumi Blak-blakan Sebut Suami Loyo, Birahi Muncul, Ajak 2 Anak Kandung Berhubungan Badan

Pihaknya menyebut tak ada fakta baru dalam kasus tersebut, namun diketahui sebelum membunuh, para tersangka yang terdiri dari ibu dan anak ini berhubungan badan terlebih dahulu.

"Korban dibunuh setelah (tersangka) berhubungan badan. Mayat korban dibuang oleh ketiga orang tersangka secara bersama-sama, dengan cara didorong ke sungai," katanya.

Kapolres mengatakan, adanya perilaku berhubungan badan sedarah didorong atas keinginan ibu dari tersangka.

Pelaku mengaku kurang dinafkahi secara lahir dan batin dari suaminya, sehingga melampiaskan kepada anak kandungnya.

Dampak Buruk Kecanduan Nonton Film Porno seperti yang Dilakukan Pemuda di Sukabumi yang Setubuhi Ibu

"Dalam kasus ini, tersangka yang merupakan ibunya akan dikenakan pasal berlapis yakni pasal 81 Undang-undang RI no 17 tahun 2016," ujarnya.

Lebih jauh Wisnu membeberkan, pelaku bisa dijerat hukuman seumur hidup sebab Komisi Perlindungan anak (KPA) merekomendasikan pelaku untuk dihukum seumur hidup.

"Bisa dilapis memang dengan ancaman hukuman seumur hidup," katanya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved