2 Mahasiswa Meninggal Saat Aksi di Sulteng, Polres Sumedang dan Mahasiswa Salat Gaib dan Doa Bersama

Meninggalnya dua mahasiswa Sulawesi Tenggara dalam demonstrasi beberapa waktu lalu mengundang keprihatinan berbagai pihak.

2 Mahasiswa Meninggal Saat Aksi di Sulteng, Polres Sumedang dan Mahasiswa Salat Gaib dan Doa Bersama
Tribun Jabar/Seli Andina Miranti
Prihatin terhadap dua mahasiswa yang tewas tersebut, ratusan anggota Polres Sumedang bersama puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi PMII Kabupaten Sumedang menggelar salat Gaib dan doa bersama di Masjid Polres Sumedang, Senin (30/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Meninggalnya Randy dan Muhammad Yusuf Kardawi, Kader PMII Rayon Perikanan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara dalam aksi demonstrasi beberapa waktu lalu mengundang keprihatinan berbagai pihak.

Prihatin pada dua mahasiswa yang tewas tersebut, ratusan anggota Polres Sumedang bersama puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi PMII Kabupaten Sumedang menggelar salat Gaib di Masjid Polres Sumedang, Senin (30/9/2019).

Massa Aksi Berhasil Dihalau dari Jalan Surapati Bandung Pukul 21.25 WIB, Begini Prosesnya

Jalan Surapati Bandung Ditutup, Benda-benda Berserakan, Massa Masih Bertahan Tembakan Sinar Laser

Tak hanya menggelar salat, para petugas kepolisian dan mahasiswa ini pun melanjutkannya dengan tahlil atau doa bersama dan memanjatkan Surat Yasin mendoakan keduanya dilapangkan liang kuburnya.

Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo, memimpin langsung pembacaan Surat Yasin untuk Randy dan Yusuf.

AKBP Hartoyo mengatakan, salat dan doa bersama ini digelar sebagai bentuk empati dan kemanusiaan Polri untuk masyarakat.

" Wajib kita do'akan, ini wujud kemanusiaan, kita ikut berduka untuk rekan mahasiswa di Kendari," ujarnya..

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved