8 Posisi Kepala Dinas Kosong, 170 Pejabat di Cianjur Ikuti Penilaian Pribadi yang Dilakukan Unpad

Kepala BKD Tohari Sastra katakan, penilaian terhadap ratusan aparatur sipil negara tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penempatan personel

8 Posisi Kepala Dinas Kosong, 170 Pejabat di Cianjur Ikuti Penilaian Pribadi yang Dilakukan Unpad
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Sebanyak 170 pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur mengikuti penilaian pribadi atau assesement yang dilakukan lembaga independen dari Universitas Padjadjaran di Gedung Assakinah Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Minggu (29/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebanyak 170 pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur mengikuti penilaian pribadi atau assesement yang dilakukan lembaga independen dari Universitas Padjadjaran di Gedung Assakinah Jalan KH Abdullah Bin Nuh.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Tohari Sastra, mengatakan, penilaian terhadap ratusan aparatur sipil negara tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penempatan personel dan kecocokan dengan pekerjaan yang dibidanginya.

"Yang mengadakan assesement ini lembagap independen dari universitas Padjadjaran Bandung," kata Tohari, Minggu (29/9/2019).

Usai Dimandikan Bayi 3 Bulan Tewas Ditangan Ibu Kandung, Kesal Lantaran Teringat Suami Selingkuh

Geger Mayat Tanpa Identitas di Cianjur, Kepala & Badan Terpisah, Ini Ciri-Ciri Korban Pembunuhan Itu

Tohari mengatakan, hasil penilaian tersebut akan diketahui dua Minggu mendatang. Menurutnya selain untuk mengetahui kesesuaian ASN dengan pekerjaan yang dibidanginya, assesement juga dilakukan untuk persiapan mengisi kekosongan jabatan di delapan organisasi perangkat daerah.

"Banyak posisi yang kosong, penilaian ini juga ke depannya bisa menjadi bekal para personil ASN agar tepat berada pada jabatan tertentu," kata Tohari.

Tohari mengatakan, penilaian juga dilakukan karena Pemkab Cianjur sudah lumayan lama tak melakukan assesement. Menurutnya data terakhir Pemkab Cianjur melakukan assesement pada tahun 2016.

"Itu sudah lama dan kami memerlukan data terbaru agar saat diperlukan nanti kami sudah mengetahui karakter dan posisi jabatan yang tepat untuk setiap individu ASN," kata Tohari.

Ia berharap assesement yang dilakukan benar-benar bisa menjadi database untuk menunjang profesionalitas dan kinerja para ASN.

"Tak menutup kemungkinan assesement ini menjadi dasar untuk mengisi kekosongan pejabat di beberapa dinas," kata Tohari.

Sementara itu dari surat yang beredar di lingkungan Pemkab Cianjur, ada delapan kekosongan pejabat setingkat kepala dinas, di antaranya Kadishub, Kadisparpora, Kadisnakertrans, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kadisdukcapil, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, Sekretaris Dewan, dan Inspektorat Daerah.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved