Persib Bandung

Sebelum Lawan Persib Bandung, Arema FC Terancam Sanksi Denda karena Ulah Aremania

Menjelang laga lawan Persib Bandung, Arema FC dihantui ancaman sanksi denda akibat ulah aremania.

SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Gelandang Arema FC, Konate Makan dkk merayakan gol yang dicetak ke gawang Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (30/7/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, KLOJEN- Menjelang laga lawan Persib Bandung, Arema FC dihantui ancaman sanksi denda akibat ulah Aremania.

Ancaman saksi denda itu buntut dari ulah Aremania setelah laga Arema FC vs PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (24/9/2019).

Kemenangan 4-0 Arema FC atas PSS Sleman harus dibayar mahal. Tim yang sebelumnya mendapat denda total Rp 620 juta kembali terancam mendapat sanksi denda karena ulah Aremania.

Terlihat ada beberapa pelanggaran yang terjadi, termasuk yang paling mencolok ialah ketika ada dua oknum suporter yang masuk ke lapangan saat jeda babak pertama.

Kedua oknum suporter tersebut terlihat mengacungkan jari tengah pada pemain cadangan PSS Sleman yang sedang melakukan pemanasan sebelum babak kedua dimulai.

Tak hanya itu, pertandingan juga diwarnai kericuhan suporter yang berkelahi karena diduga ada Brigata Curva Sud (BCS), kelompok suporter PSS Sleman yang nekat datang.

VIDEO LIVE STREAMING TV ONLINE Persib Bandung vs Arema FC dan Jadwal Lengkap Liga 1 Akhir Pekan Ini

Daftar Pemain yang Dipastikan Absen dalam Duel Persib Bandung vs Arema FC di Liga 1 2019

Selain itu, saat pertandingan selesai juga ada bom asap yang dinyalakan di tribun penonton ekonomi.

Terkait pelanggaran-pelanggaran tersebut, panpel Arema FC mengaku pasrah, namun berharap agar Komdis PSSI tak memberikan denda lagi pada Singo Edan.

"Mudah-mudahan tidak (denda) karena pertandingan sudah selesai tapi kami selalu mengimbau pada teman-teman Aremania, kami katakan kalau klub sudah dapat denda Rp 75 juta karena pelemparan pekan lalu, sehingga mohon ke depan jangan melakukan hal-hal yang dapat berimbas pada sanksi maupun denda," ujar Abdul Haris, Ketua Panpel Arema FC, Rabu (25/9/2019).

Beberapa upaya untuk meminimalisasi sanksi dan denda sudah dilakukan Panpel, salah satunya ialah melarang pedagang asongan berjualan di tribun VIP setelah tim mendapat denda Rp 75 juta saat Arema FC menjamu Borneo FC.

Ketika itu Aremania di tribun VIP yang kesal dengan kepemimpinan wasit melemparkan botol minuman dan botol teh kotak. Setelah itu Panpel akhirnya kini tak memperbolehkan pedagang asongan berjualan di tribun VIP.

"Di VIP sudah tidak ada yang jualan atau kami sterilkan untuk asongan, karena sebelumnya sudah komitmen, kalau ada pelemparan teh kotak terus botol ya sudah saya minta sampai waktu yang tidak ditentukan silakan jualan di tribun ekonomi, jangan jualan di VIP," katanya. (Dya Ayu)

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Arema FC Telah Didenda Rp 620 Juta, Kini Kembali Terancam Denda usai Menjamu PSS Sleman

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved