KPAID Tasikmalaya Berencana Turun ke Banjar, Dampingi Korban Cabul Guru Honorer

KPAID Tasikmalaya berencana turun ke Banjar. Mendampingi korban cabul guru honorer.

KPAID Tasikmalaya Berencana Turun ke Banjar, Dampingi Korban Cabul Guru Honorer
Tribun Jabar/Isep Heri
Konferensi pers Polres Banjar guru honorer cabul. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya berencana turun tangan melakukan pendampingan terhadap para korban kasus pencabulan berantai di Kota Banjar.

Pasalnya saat ini di Kota Banjar, kata Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto, belum ada KPAID.

Tapi untuk turun ke Banjar, pihaknya harus lebih dulu meminta izin dari KPAI pusat.

"Kami yang diberi mandat hanya wilayah Tasikmalaya dan Garut harus mendapat izin dari pusat untuk menindaklanjuti peristiwa yang terjadi di Banjar," kata Ato Rinanto saat ditemui, Kamis (26/9/2019).

Menurutnya Ato, kasus ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, para korban pastinya memerlukan pendampingan apalagi beberapa korban menjadi pelaku juga.

"Kami akan secepat mungkin melakukan komunikasi bersama KPAI pusat agar mendapat arahan tindak lanjut investigasi ke Banjar," lanjut Ato.

Ketua KPAID Tasikmalaya, Ato Rinanto menunjukan screen shot temuan grup penyuka sesama jenis di Tasikmalaya, Rabu (10/10/2018).
Ketua KPAID Tasikmalaya, Ato Rinanto menunjukan screen shot temuan grup penyuka sesama jenis di Tasikmalaya, Rabu (10/10/2018). (Tribun Jabar/Isep Heri)

Jika telah diberi izin, pihaknya akan melibatkan psikolog dan P2TP2A Provinsi Jawa Barat untuk penanganan para korban.

Sebelumnya, sejumlah bocah laki-laki di Kota Banjar diduga menjadi korban pencabulan seorang oknum guru sekolah dasar, HA (43).

Kini oknum guru di daerah Pataruman tersebut sudah diamankan Polres Banjar.

Halaman
123
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved