HEADLINE TRIBUN JABAR Prostitusi Online di Tasikmalaya, Sekali Kencan Rp 500 Ribu di Rumah Muncikari

Bisnis prostitusi online merambah kota kecil seperti Singaparna yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya.

HEADLINE TRIBUN JABAR Prostitusi Online di Tasikmalaya, Sekali Kencan Rp 500 Ribu di Rumah Muncikari
Tribun Jabar/Isep Heri
Konferensi pers praktik prostitusi yang dijalankan ibu rumah tangga di Tasikmalaya, Rabu (25/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri dan Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Bisnis prostitusi online merambah kota kecil seperti Singaparna yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya.

Buktinya Polres Tasikmalaya berhasil menangkap tiga warga yang diduga terlibat bisnis haram tersebut.

Dari pengakuan seorang tersangka yang berperan sebagai mucikari, di antara sejumlah perempuan yang dijajakan via online terdapat ibu rumah tangga.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dony Eka Putra, didampingi Kasatreskrim AKP Siswo De Cuellar Tarigan, mengungkapkan, ketiga warga yang diamankan terdiri dari seorang mucikari berinisial TS (37).

Prostitusi Rumahan di Tasik, Jual Jasa Esek-esek Rp 500 Ribu Tawarkan Janda dan Ibu Rumah Tangga

Saat diamankan, Senin (23/9), petugas juga turut menggiring perempuan muda yakni SS (29) dan NA (27) yang diduga kuat merupakan perempuan yang ditawarkan TS sebagai pekerja seks komersial (PSK) online.

"Terungkapnya kasus ini berkat laporan warga. Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap ketiga tersangka ini. Kasusnya terus kami kembangkan," kata Dony saat gelar perkara di Mapolresta Tasik, Rabu (25/9).

Dari hasil pengembangan sejauh ini, penawaran dilakukan melalui chatting di medsos.

"Yang membuat kami terkejut, perempuan yang ditawarkan tak hanya perempuan lajang atau janda, tapi ada juga ibu rumah tangga," ujar Dony.

Bisnis protitusi ini sudah berjalan lebih dari setahun dan untuk menjaga kerahasiaan, tempat praktik prostitusinya di rumah TS sendiri dengan cara disewa yaitu di Perumahan Cikunir Kencana Raya, Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

"Jadi bukan hanya menawarkan perempuannya, tapi juga menyediakan kamar untuk melakukan hubungan badan di rumahnya," kata Dony.

Prostitusi Rumahan di Tasik, Mucikari Tak Hanya Tawarkan Lajang atau Janda, Ada Ibu Rumah Tangga

Kepada polisi, TS mengatakan sedikitnya ada lebih dari empat perempuan yang biasa ditawarkan kepada pelanggan. Tarif rata-rata sekali transaksi sekitar Rp 500.000.

"Namun sepandai-pandai menutupi kejahatan akhirnya tercium juga. Tersangka TS akhirnya mengakui perbuatannya," kata Kapolres.

Akibat praktiknya itu, TS dijerat pasal 296 juncto 506 KUHPidana. "Ancaman paling lama satu tahun empat bulan," tambah Dony.

Ibu Rumah Tangga di Tasik Jadi Mucikari, Rumahnya Disulap Jadi Tempat Prostitusi, Segini Tarifnya

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved