Ekspor Naik Tipis, Industri Tekstil Dihadang Banyak Tantangan Berat

Meski ekspor masih bagus, namun industri ini harus menghadapi tekanan pasar antara lain persoalan bahan baku berkualitas dan gempuran tekstil impor.

Ekspor Naik Tipis, Industri Tekstil Dihadang Banyak Tantangan Berat
Dok.Tribun Jabar
Ilustrasi - Aneka kain murah pasar tesktil Cigondewah, Bandung, Rabu (6/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Industri tekstil dan produk tekstil atau TPT memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Namun beberapa tahun belakangan, industri ini menghadapi cukup banyak tantangan.

Meski ekspor masih bagus, namun industri ini harus menghadapi tekanan pasar antara lain persoalan bahan baku berkualitas dan gempuran tekstil impor.

Sekjen Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Kevin Hartanto mengatakan sektor TPT yang berorientasi pasar domestik mengalami tekanan berat.

Pengusaha Tekstil Paling Dirugikan dengan Beredarnya Pakaian Bekas Impor, API Menyebutnya Sampah

Alasan Pemprov Jabar Keluarkan SK Gubernur UMK Sektor Tekstil dan Perkebunan

Gandeng API, Cotton USA Perkenalkan Teknologi Terbaru Bagi Pengusaha Tekstil di Bandung

Meski disatu sisi ekspor naik namun tidak signifikan. Anomali di industri ini membuat ekspor hanya naik tipis yakni dikisaran 2-3%.

Tercatat dalam kurun waktu 10 tahun terakhir masih dikisaran 11 hingga 13 miliar dollar. Namun pada tahun 2018, hanya menyentuh dikisaran 12 miliar dollar.

"Ekspor naik, impor juga trendnya antara 10 hingga 11 persen secara rata-rata untuk produk tertentu. Tapi kalau impor naiknya masih jauh lebih besar, jadi surplus, kita makin tergerus," kata Kevin disela acara Seminar Cotton USA dalam Produk Home Textiles di Indonesia di Bandung, Kamis (26/9/2019).

Ia mengatakan, tantangan industri TPT kian besar.

Para pelaku di sektor ini menghadapi tekanan pasar yakni gempuran bahan baku serta produk tekstil import.

Halaman
12
Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved