Mantan Atlet Bulutangkis Taufik Hidayat Dipanggil KPK, Jadi Saksi Kasus Suap Dana Hibah KONI

Mantan atlet bulutangkis Taufik Hidayat diperiksa KPK sebagai saksi kasus suap dana hibah KONI, Selasa (24/9/2019).

Mantan Atlet Bulutangkis Taufik Hidayat Dipanggil KPK, Jadi Saksi Kasus Suap Dana Hibah KONI
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Eks atlet bulu tangkis Taufik Hidayat setelah diperiksa KPK terkait statusnya sebagai Staf Khusus Menpora dan Wakil Kasatlak Prima, Kamis (1/8/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Mantan atlet bulutangkis Taufik Hidayat diperiksa KPK sebagai saksi kasus suap dana hibah KONI, Selasa (24/9/2019).

Taufik Hidayat menjadi satu di antara tiga saksi yang dipanggil KPK kemarin.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MIU (Miftahul Ulum, asisten pribadi mantan Menpora Imam Nahrawi)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Soal Kasus Suap Dana Hibah KONI, KPK Pernah Panggil Imam Nahrawi 3 Kali Tapi Tak Pernah Datang

Taufik Hidayat diketahui pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menpora dan Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas.

Pada 1 Agustus 2019 lalu, Taufik Hidayat pun telah diperiksa berkaitan jabatannya itu.

Selain Taufik Hidayat, KPK juga akan memanggil dua saksi lainnya dalam kasus ini yaitu seorang pegawai Kemenpora bernama Edward Taufan dan seorang pegawai sebuah BUMD bernama Tommy Suhartanto.

Mantan Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka Kasus Suap, Keluarga Pertimbangkan Ajukan Praperadilan

Diberitakan, KPK menetapkan Imam Nahrawi beserta asisten pribadinya, Miftahul Ulum, sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyaluran dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia melalui Kemenpora tahun anggaran 2018.

"Dalam penyidikan tersebut ditetapkan dua tersangka, yaitu IMR, Menteri Pemuda dan Olahraga dan MIU, Asisten Pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga," kata Alex dalam konferensi pers di Gedung KPK, Rabu (18/9/2019).

Alex menuturkan, Imam diduga telah menerima suap sebanyak Rp 14.700.000.000 melalui Miftahul selama rentang waktu 2014-2018.

KPK Segera Periksa Mantan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Suap

Selain itu, dalam rentang waktu 2016-2018 Imam juga diduga meminta uang senilai Rp 11.800.000.000.

"Sehingga total dugaan penerimaan Rp 26.500.000.000 tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora tahun anggaran 2018," ujar Alex.

Di samping itu, KPK juga mendalami dugaan suap terkait kewenangan-kewenangan lain dan posisi-posisi lain dari Imam. (Kompas.com/Ardito Ramadhan)

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved