Dua Pelaku Terduga Teroris yang Tinggal Rumah Kontrakan Cimahi Sempat Bekerja di Rest Area 125

Terduga teroris yang berinisial SP dan AR yang diketahui warga Cianjur itu disebut sempat bekerja di rest area 125.

Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Polisi menggeledah sebuah kontrakan di Cibeber, Cimahi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Terduga teroris yang berinisial SP dan AR yang diketahui warga Cianjur itu disebut sempat tinggal di sebuah kontrakan di Jalan Padat Karya, Kampung Ranca Cangkuang, RT2/1, Kelurahan Cibeber, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, dan pernah bekerja di rest area 125.

Rabu (25/9/2019), rumah kontrakannya itu digeledah Densus 88 anti teror Mabes Polri yang turut dilibatkan Polda Jabar dan Polres Cimahi.

Lokasinya bersampingan dengan rest area tol Purbaleunyi KM 125.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pelaku diduga teroris tersebut sempat bekerja di rest area 125 tersebut.

"Kalau disini sudah lama. Ini tempat kosan, yang bersangkutan juga sempat bekerja di wilayah rest area 125," ujarnya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat ditemui di lokasi penggeledahan, Rabu (25/9/2019).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat ditemui di lokasi penggeledahan, Rabu (25/9/2019). (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)

Ini Alasan Densus 88 Geledah Kontrakan Terduga Teroris SP dan AR di Cimahi, Kata Kombes Trunoyudo

Polisi Geledah Kontrakan Terduga Teroris di Cimahi, Deden Kaget Lihat Polisi Bersenjata Lengkap

Trunoyudo menjelaskan tersangka diduga teroris itu menempati kamar di lantai dua yang dijadikan tempat pembuatan bahan peledak.

"Di salah satu kamar yang ada di alamat ini, di lantai dua," ujarnya.

Kedua diduga teroris tersebut merupakan jaringan JAD yang rencananya akan melakukan amaliyah dibeberapa kantor Polisi dan kantor TNI.

"Rencananya amaliyahnya dibeberapa kantor Polisi termasuk Densus sendiri dan kantor TNI. mereka dari jaringan JAD yang wilayahnya dari jakarta sampai dengan Bandung, Jawa Barat," ujarnya.

Trunoyudo menambahkan pihaknya sudah mempunyai pengamanan sesuai SOP ditempat kantor mako, asrama serta objek vital lainnya.

"kita sudah ada SOP untuk kantor, Mako punya SOP. Ada tidaknya ancaman kami punya SOP bagaimana pengamanan mako dan asrama dan objek vital dan masyarakat berdayakan dengan seluruh stake holder," jelasnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved