Breaking News:

26 Orang Tewas dalam Kerusuhan di Wamena, Ada yang Dibacok & Dipanah, Mayoritas Pendatang

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan kerusuhan di Wamena, Senin, menyebabkan 26 orang meninggal dunia.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Kolase Tribun Jabar (HO Tribunnews dan ISTIMEWA)
Detik-detik kerusuhan di Wamena Papua 

TRIBUNJABAR.ID, WAMENA- Aktivitas di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Selasa (24/9/2019) masih lumpuh total menyusul kerusuhan di Wamena, Senin (23/9/2019). Sebagian besar warga masih mengungsi.

Mereka memilih tinggal sementara di Polres Jayawijaya, Kodim 1702/Jayawijaya, kantor DPRD, Koramil Kota Wamena, Subden Pom Wamena, dan gedung serba guna milik pemerintah.

Menjelang siang, ada juga yang mulai mengecek kondisi rumah yang mereka tinggalkan ketika aksi anarkistis para pelajar terjadi. Para pengungsi membutuhkan banyak bantuan, terutama bahan makanan, pakaian, dan kebutuhan anak-anak.

Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Chandra Diyanto mengungkapkan, ada sekitar 5.000 orang yang mengungsi akibat kerusuhan di Wamena. "Terkait pengungsian ini, kami memperkirakan akan terus bertambah," ujarnya.

Dandim mengatakan, kesulitan yang dialami para pengungsi adalah logistik bahan makanan.

"Untuk di Kodim kami telah menyiapkan dapur umum dengan menggunakan sumber makanan yang ada di sini. Para pengungsi juga berteduh di tenda-tenda yang telah disediakan," ujarnya.

Ada yang Bawa Senjata Laras Pendek di Kerusuhan di Wamena, Polisi Duga Bagian Kelompok Separatis

21 Warga Sipil Meninggal Akibat Kerusuhan di Wamena, Polisi Sebut Korban Masih Bisa Bertambah

Dansub Pomdam Wamena, Ah Purba, sekitar 500 orang masih mengungsi di kantornya. "Mereka ada yang tinggal di kantor, ada juga di pekarangan kantor dengan menggunakan tenda," katanya.

Ia mengaku tak bisa menjamin kebutuhan bahan makanan untuk para pengungsi. "Kami berharap ada bantuan untuk mereka, apalagi aktivitas perekonomian lumpuh," ujarnya.

26 Tewas

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan kerusuhan di Wamena, Senin, menyebabkan 26 orang meninggal dunia.

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved