Demo di Bandung Berlangsung hingga Malam, Kapolda : Atas Nama Undang-undang Kami Bubarkan

‎Polisi terpaksa membubarkan massa unjuk rasa di Jalan Diponegoro Kota Bandung pada Selasa (24/9/2019) pukul 20.00 WIB.

Demo di Bandung Berlangsung hingga Malam, Kapolda : Atas Nama Undang-undang Kami Bubarkan
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Sufahriadi di depan Gedung DPRD Jabar pada Senin (23/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - ‎Polisi terpaksa membubarkan massa yang unjuk rasa di Jalan Diponegoro Kota Bandung pada Selasa (24/9/2019) pukul 20.00 WIB.

Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriady mengatakan, tindakan itu terpaksa dilakukan karena mereka sudah berunjuk rasa di atas pukul 18.00.

Sedangkan, menurut aturan Undang-undang tentang Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, batas unjuk rasa maksimal pukul 18.00.

"Demo malam ini berakhir. Atas nama undang-undang, kami terpaksa membubarkan mereka setelah sejak siang hari diberi kesempatan untuk berunjuk rasa, bakar ban hingga dipertemukan dengan anggota DPRD Jabar. Tapi mereka tetap berunjuk rasa," kata Kapolda di depan Gedung Sate.

Polisi Bubarkan Pendemo di Bandung Sambil Lakukan Pengejaran, 10 Orang Ditangkap, Diduga Provokator

Suasana Mencekam Saat Massa Kembali Dipukul Mundur Kepolisian di Bandung

Usai dibubarkan paksa polisi menggunakan tembakan gas air mata, massa kocar-kacir ke segala penjuru. ‎

Polisi mengejar sejumlah massa yang diduga dianggap provokator. Jumlahnya, pantauan Tribun, lebih dari 10 orang.

"Ada beberapa‎ yang diamankan. Selanjutnya akan kami lakukan penyidikan," katanya.

Kata dia, demo hari ini diduga ditunggangi sekelompok massa. Hanya saja, polisi belum bisa merinci detail siapa dibalik pendemo yang akhirnya memprovokatori dan membuat ricuh.

"Hari ini hari yang melelahkan buat polisi dan masyarakat Kota Bandung," katanya.

Tak Hanya Mahasiswa, Polisi Pun Memberi Pertolongan pada Pendemo yang Terkena Gas Air Mata

Aksi Awkarin Sigap di Tengah Demonstrasi Mahasiswa, Terjun Bagi-bagi Ribuan Nasi Kotak Satu Truk

Wajar saja, pengamanan unjuk rasa ini sudah dlakukan sejak Senin (23/9), massa turut berunjuk rasa menyuarakan tuntutan pembatalan Undang-undang KPK, menolak pengesahan rancangan KUH Pidana dan sejumlah aturan undang-undang lainnya.

Kemarin, aksi unjuk rasa itu berakhir ricuh. Kemudian berlanjut ke hari ini, massa juga turut ricuh.

‎Sementara itu, suasana saat ini, Jalan Diponegoro Kota Bandung sudah kondusif.

Masyarakat sudah menggunakan jalan itu untuk beraktivitas.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved