Bus Damri Masih Jadi Pilihan Utama Penumpang Pesawat Menuju BIJB Kertajati

Bukan hanya Bus Damri, PT BIJB juga merangkul moda transportasi lainnya seperti shuttle dan taksi daring bagi penumpang pesawat ke Bandara Kertajati

Bus Damri Masih Jadi Pilihan Utama Penumpang Pesawat Menuju BIJB Kertajati
tribunjabar/eki yulianto
Kondisi Bandara Kertajati yang terlihat sepi pada Rabu (24/7/2019) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sejak penataan rute dari Bandara Husein Sastranegara (BDO) ke Bandara Internasional Jawa Barat atau BIJB Kertajati diberlakukan, Bus Damri masih menjadi pilihan transportasi utama masyarakat.

Selain gratis, Bus Damri juga menawarkan perjalanan setiap dua jam untuk mencapai ke Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka tersebut.

Bukan hanya Bus Damri, PT BIJB juga merangkul moda transportasi lainnya seperti shuttle dan taksi daring sebagai pilihan penumpang pesawat yang ingin terbang dari Bandara Kertajati.

Ada 11 pilihan tranportasi dengan 11 rute yang tersedia saat ini yakni Bandung, Cirebon, Kuningan, Indramayu, Tasikmalaya, Purwakarta, Sumedang, Karawang, Majalengka, dan Tegal.

"Pilihan moda transportasi untuk menjangkau Bandara Kertajati itu cukup banyak tapi memang Damri masih menjadi pilihan masyarakat karena gratis. Ini sebagai bentuk perhatian kebaikan pemerintah kepada Bandara Kertajati," kata Direktur PT BIJB Muhamad Singgih melalui ponsel, Senin (23/9/2019).

Selain Bandara BJ Habibie, Nama Bandara Kertajati Pun Diusulkan Diganti Jadi Bandara KH Abdul Halim

6 Penerbangan Baru Hadir di Bandara Kertajati pada Oktober 2019, Cek Rutenya Nih

Dari catatan, selama 1-19 September 2019 ada 14.253 orang terakomodasi oleh berbagai moda transportasi yang menggunakan fasilitas Bandara Kertajati untuk pilihan terbang.

Dalam periode tersebut sekitar 9.823 orang di antaranya memilih Bus Damri. Adapun sisanya menggunakan shuttle dan taksi online.

Penumpang ternyata masih juga didominasi dari kawasan Bandung Raya dengan angka penumpang mencapai 11.647 orang. Disusul Cirebon dengan 1.161 dan Sumedang serta Tasikmalaya yang masing-masing mendekati 400 orang.

"Yang buat kita terkejut juga justru masyarakat Tegal yang cukup banyak menggunakan Bandara ini. Dua minggu saja ada 219 orang menggunakan angkutan umum. Data ini belum yang menggunakan kendaraan pribadi," katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved