Rabu, 13 Mei 2026

Persib Bandung

Persib Bandung vs Semen Padang, Ezechiel Tak Ada Kabar, Robert Alberts: Semoga Tak Terjadi Apa-apa

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengaku tak bisa berkomentar banyak tentang keberadaan Ezechiel N Douassel

Tayang:
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Pemain Persib Bandung Ezechiel N Douassel (kiri) adu kuat di udara dengan Febri Hariyadi saat mengikuti latihan di Stadion Sport Jabar, Arcamanik, Bandung, Kamis (25/7/2019). Menjelang menghadapi Bali United, pemain hanya menjalani latihan ringan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung diprediksi masih akan bermain tanpa Ezechiel N Douassel saat menjamu Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (18/9/2019).

Hingga Selasa (17/9/2019), bomber asal Chad itu masih belum terlihat di Bandung. Sebelumnya, Ezechiel N Douassel pulang ke negaranya untuk memperkuat tim nasional Chad pada ajang kualifikasi Piala Dunia 2022.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengaku tak bisa berkomentar banyak mengenai keberadaan pemain bernomor punggung 10 itu. Robert Alberts hanya berharap, Ezechiel N Douassel baik-baik saja.

"Seperti yang saya katakan, saya belum mendapat kabar apa pun. Jadi, saya tidak bisa berkomentar dan bicara apa pun soal itu. Prioritas pertama saya adalah keselamatan pemain," ujar Robert Alberst saat jumpa pers di Graha Persib, Jalan Sulanjana No 17, kemarin.

Ia hanya berharap tak ada hal buruk yang menimpa Ezechiel N Douassel.

"Jika memang belum ada kabar, saya harap tidak terjadi apa pun terhadap pemain saya di perjalanan, atau hal lainnya. Saya berdoa tidak ada hal buruk terjadi. Berikutnya, kita lihat nanti ketika dia sudah kembali," ujar Robert Alberts.

Robert Alberts memimpin latihan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Jumat (13/9/2019).
Robert Alberts memimpin latihan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Jumat (13/9/2019). (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Persib Bandung Seharusnya Tak Kesulitan Kalahkan Semen Padang, Ini Alasannya

Prediksi Line Up Persib Bandung vs Semen Padang, 2 Andalan Maung Bandung Absen, 1 Lagi Tanda Tanya

Selain Ezechiel N Douassel, Persib Bandung terancam tanpa gelandang asing barunya, Omid Nazari, pada laga nanti.

Luka pemain berdarah Iran itu belum sembuh. Kepalanya terluka setelah orang-orang tak dikenal melempari bus yang ditumpangi para pemain Persib Bandung sepulang dari Stadion Pakansari, Bogor, menuju hotel tempat tim menginap seusai laga kontra Tira Persikabo.

"Omid dalam latihan pagi tadi terlihat bagus tapi masih ada sedikit pembengkakan dan ada darah mengucur. Kami masih harus memonitor dia. Jika masih ada pembengkakan, dia tidak bisa bermain. Sejauh ini tidak ada infeksi. Jika esok semua berjalan sesuai rencana, dia akan bermain," kata pelatih asal Belanda tersebut.

Robert mengatakan, kuartet Supardi, Achmad Jufriyanto, Nick Kuipers, dan Ardi Idrus akan tetap menjadi andalan di lini belakang.

Di lini tengah, jika Omid Nazari tak bisa diturunkan, masih ada Hariono, Kim Jeffrey Kurniawan, dan Abdul Aziz.

Ketiganya akan memperebutkan satu tempat di lini tengah untuk bergabung dengan Dedi Kusnandar, Esteban Vizcarra, dan Ghozali Siregar dalam formasi 4-4-2 yang menjadi andalan Robert Alberts.

Tanpa kehadiran Febri Hariyadi, yang tak bisa bermain karena terkena hukuman akumulasi kartu kuning, Vizcarra dan Ghozali juga harus bekerja ekstrakeras membantu Kevin van Kipperluis di lini depan.

Robert mengaku percaya diri menghadapi Semen Padang malam ini. Catatan impresif di dua laga terakhir membuatnya optimistis.

Pelatih Semen Padang FC Eduardo Almeida saat ditemui seusai sesi latihan di Lapangan Mess Indarung, Minggu (15/9/2019).
Pelatih Semen Padang FC Eduardo Almeida saat ditemui seusai sesi latihan di Lapangan Mess Indarung, Minggu (15/9/2019). (TribunPadang.com/reziazwar)

Link Video Live Streaming Persib Bandung vs Semen Padang, Malam Nanti

Soal Penyerangan Bus Persib Bandung, Robert Alberts Minta Bobotoh Tak Balas Dendam

"Untuk Persib, ini pertandingan pertama di putaran kedua di Bandung. Terakhir kami bermain di Bandung bisa menang 1-0 lewat gol di menit akhir. Kami melihat ada perbaikan di lini pertahanan tim dan kami tahu prioritas karena di putaran pertama kemasukan banyak gol," kata Robert Alberts.

Persib, kata pelatih asal Belanda tersebut, kini lebih stabil di pertahanan dan bisa meningkatkan kualitas penyerangan.

"Sekarang mulai ada kepercayaan diri lebih dari tim untuk terus melanjutkan catatan bagus di laga kandang. Saya melihat ke depan untuk pertandingan dan melihat ke depan untuk meraih tiga poin besok," kata Robert Alberts.

Namun, kata Robert Alberts, Semen Padang memiliki motivasi yang tinggi untuk menang karena mereka berada di posisi juru kunci klasemen sementara Liga 1 2019.

"Saya tahu mereka punya pemain baru dari Brasil dan pelatih baru dari Portugal. Normalnya gaya bermain dari Portugal sangat teknikal dan memainkan pola permainan menyerang. Kami harus mengantisipasi itu. Padang yang sekarang tentunya tidak sama dengan yang sebelumnya kami hadapi di pertemuan terakhir," ujarnya.

Di tempat yang sama, pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, mengatakan, motivasi para pemainnya tengah tinggi.

LIVE STREAMING Link LIGA 1 PERSIB Bandung VS SEMEN PADANG FC, Faktor Bus Diserang dan Ezechiel

Bek Persib Bandung Fabiano Beltrame Segera Pulang ke Brasil dan Persiapkan Ini

Semen Padang berlatih.
Semen Padang berlatih. (liga-indonesia.id)

Eduardo menyadari mengambil poin dari kandang Persib Bandung tidak akan mudah tetapi ia optimistis timnya bisa mencuri poin.

"Kami akan melakukan apa yang harus kami lakukan untuk pertandingan tersebut dan pentingnya untuk ambil poin di pertandingan yang sulit menghadapi tim yang bagus yang sudah mendapat tiga kali menang dan dua kali seri di sini. Kami tahu mereka bisa curi satu poin dari kandang lawan yang kuat. Jadi kami persiapkan apa pun untuk bisa bermain bagus dan ambil poin di sini," kata Eduardo Almeida .

Eduardo bertekad menyelamatkan Kabau Sirah dari jurang degradasi. Ia optimistis bisa menuntaskan misi berat menyelamatkan Semen Padang. Semua itu, kata Eduardo Almeida, akan mereka mulai saat menghadapi Maung Bandung.

"Sebenarnya saya sudah pernah bekerja di situasi seperti ini beberapa kali. Di Malaysia saya menyelamatkan Malaka dari situasi serupa. Di Portugal juga saya sudah lakukan hal yang sama. Jadi ini ada tantangan yang sudah biasa saya hadapi," kata Eduardo Almeida.

"Saya tahu ini akan sulit dan jadi posisi yang berat bagi pelatih tapi ini tantangan yang menarik karena kami ada di bawah tekanan dan mencoba untuk memberikan yang terbaik dan membawa tim ke posisi yang aman," ucapnya. (ferdyan adhy nugraha)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved