Breaking News:

Eksklusif, Wawancara dengan Polisi 'Spiderman', Nekat Lompat ke Atas Mobil Hingga Berujung Damai

Sempat viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang polisi lalu lintas di Jakarta, Bripka Eka Setiawan, menempel di atas kap mobil,

instagram.com @makrumpita (tangkap layar) - Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJAR
Bripka Eka Setiawan, polisi yang nekat lompat ke kap mobil pengendara yang hendak kabur 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sempat viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang polisi lalu lintas di Jakarta, Bripka Eka Setiawan, menempel di atas kap mobil, Senin (16/9/2019).

Saat itu Bripka Eka Setiawan hendak menilang pengendara mobil Honda Mobilio yang memarkir mobilnya di trotoar. Pengendara mobil itu bernama Tavipuddin.

Tavipuddin tidak terima karena menilai tidak ada rambu dilarang parkir di sekitar lokasi. Eka dan Tavipuddin kemudian adu argumen hingga Tavipuddin berusaha melarikan diri.

Apa yang terjadi kemudian menjadi viral di media sosial. Eka melompat ke bagian depan mobil yang dikendarai Tavipuddin. Dia menempelkan badannya di kaca depan sambil memegang dua pilar mobil.

Viral Pria Dikubur Hidup-hidup di Pati, Ternyata Sudah 10 Kali, Suasananya Menegangkan saat Ritual

Tavipuddin tetap melajukan kendaraannya meski Eka masih menempel di mobilnya. Eka menempel di mobil tersebut sejauh 200 meter.

Kasus ini kemudian berakhir damai. Bripka Eka Setiawan memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus ini. Eka mengungkapkan alasannya dilandasi kemanusiaan.

Bripka Eka Setiawan menceritakan pengalamannya dalam insiden ini dan alasannya untuk tidak melanjutkan kasus ini kepada wartawan Tribun Network Dennis Destryawan. Berikut ini petikan wawancara khusus dengan Bripka Eka Setiawan.   

Bagaimana jejak karier Anda di Polri?

Saya lahir di Jakarta dan besar di Jakarta. Tahun 2000 saya mendaftar sebagai anggota Polri. Karena ada dorongan dari orangtua saya, akhirnya saya lulus. Menjalani pendidikan dan menjadi anggota Polri.

Di awal dinas saya bertugas di Polda Metro Jaya. Kemudian selama delapan bulan bertugas di Nanggroe Aceh Darussalam, termasuk anggota operasi pemulihan keamanan pada 2001-2002 sampai dengan bulan April.

Balik dari Nanggroe Aceh Darussalam, kami satu kompi diarahkan dimasukkan ke Unit Lantas Polda Metro Jaya. Saya bertugas di Sat Gatur sampai dengan 2008, kemudian dimutasikan di Sat Gatur Jakarta Selatan dan saya dipindahkan di Unit Lantas Pasar Minggu.

Viral Pria Gendong Pulang Jenasah Bayi di Luwuk, Terungkap Apa yang Sebenarnya Terjadi

Bagaimana awal Anda berkeinginan menjadi anggota kepolisian?

Jadi diarahkan orangtua, "Mas, kamu mau tidak jadi anggota Polri?""Ya saya sih mau saja, Pak." "Ya sudah kamu siapkan fisik segala macam." Alhamdulillah saya daftar dan saya lulus. Dulu saya daftar pakai baju SMA (lalu tertawa, -red). Saat kelas 3 SMA. Dalam hati saya, selama itu tidak berbarengan dengan ujian saya, Insyaallah saya akan lulus. Alhamdulillah lulus.

Bagaimana Anda bisa terseret hingga terjadi peristiwa 'Spiderman'?

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved