Arkeolog Minta Proyek Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Cirebon Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

Arkelolog Cirebon, Dedy S Mushasi, meminta proyek revitalisasi Alun-alun Kejaksan dihentikan sementara.

Arkeolog Minta Proyek Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Cirebon Dihentikan Sementara, Ini Alasannya
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Pengerjaan basement dalam proyek revitalisasi Alun-alun Kejaksan, Jl Kartini, Kota Cirebon, Rabu (18/9/2019). 

Pasalnya, agar kondisi artefak yang ditemukan tetap di berada ditempatnya dan memudahkan proses pengumpulan data tim cagar budaya.

Dedy mengimbau agar sebaiknya temuan tersebut sebaiknya segera dilaporkan ke instansi terkait.

Yakni, Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon.

"Bisa juga langsung ke Balai Arkeologi di Bandung atau Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Serang," kata Dedy S Mushasi.

Pendiri Kaskus Akan Diperiksa Polisi, Ini Kasus yang Menjerat Dia

Ia mengatakan, hal-hal mistis yang biasa dikaitkan dalam penemuan benda kuno hanyalah pola pikir masyarakat yang membangunnya.

Menurut dia, temuan kerangka manusia tanpa kepala dalam proyek revitalisasi Alun-alun Kejaksan sebenarnya merupakan hal yang biasa terjadi.

Pasalnya, temuan kerangka utuh maupun tidak merupakan hal yang lumrah pada jejak arkelogis.

"Saat ada kabar temuan kerangka manusia tanpa kepala, opini masyarakat langsung menggiring ke hal-hal mistis," ujar Dedy S Mushasi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved