Antisipasi Harga Bawang Anjlok, Ini yang Dilakukan Petani Desa Pakubeureum Majalengka

Mengantisipasi harga bawang yang anjlok, para petani bawang menjadikan hasil panen menjadi bibit.

Antisipasi Harga Bawang Anjlok, Ini yang Dilakukan Petani Desa Pakubeureum Majalengka
tribunjabar/eki yulianto
salah satu petani bawang asal Desa Pakubereum, H Enco 

Laporan Wartawan Tribun Jabar,  Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Mengantisipasi harga bawang yang anjlok, para petani bawang menjadikan hasil panen menjadi bibit.

Hal itu dilakukan agar para petani tidak mengeluarkan modal terlalu besar untuk bercocok tanam bawang kembali dikemudian hari.

Diketahui, harga bawang dipasaran saat ini diperkirakan berada di angka Rp 6 ribu hingga Rp 7 ribu.

Hal itu berbeda jauh pada tahun lalu, yang mencapai Rp 14 ribu.

Seperti yang dilakukan H Enco, petani warga blok Cambay RT.10, Desa Pakubereum, Kecamatan Kertajsti, Kabupaten Majalengka.

Dari sekian pendapatan bawang yang dihasilkan, Enco mengatakan dari belasan ton yang ia hasilkan dari panen bawang, sebagian besar ia sisihkan untuk dijadikan bibit demi bercocok tanam kembali.

Warung Nasi di Samping SPBU Patrol Indramayu Terbakar, Nyaris Menjalar ke Pom Bensin

Dikatakan dia, hal itu dilakukan agar mengantisipasi harga bawang yang sedang anjlok.

"Kalau lagi anjlok seperti sekarang ini, biasanya cara agar tidak begitu rugi menyisihkan bawang hasil panen untuk dijadikan bibit. Namun karena bulan ini musim kemarau akan berakhir, hal itu tidak dilakukan. Biasanya dilakukan kalau di bulan Mei," ujar Enco saat ditemui di lahan pertaniannya, Rabu (18/9/2019).

Selain menjadikan bibit, lanjut Enco, untuk mengantisipasi harga bawang yang sedang anjlok, ia biasanya tidak menjual langsung pasar.

Namun, ia meminta kepada para pemborong atau pedagang untuk datang langsung ke lahannya untuk membeli bawang.

"Saya juga melakukan hal begitu, suapaya nanti harganya saya naikkan seperti harga di pasar atau dikurangi sedikit lah, biar saya tidak begitu rugi," ucap dia.

Mati-matian Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan, Petugas Tidur di Rumput, Lapar dan Kelelahan

Untuk tahun ini, Enco menyampaikan dapat menghasilkan panen bawang diperkirakan mencapai 14 ton.

Jika dirupiahkan, kata pria yang mempunyai lahan setengah hektar ini, bisa mendapatkan uang mencapai ratusan juta rupiah bergantung dari harga bawang di pasar.

"Kalau harga anjlok aja, saya masih mendapatkan untung meski sedikit. Tapi kalau lagi naik, saya bisa mendapatkan ratusan juta rupiah," kata Enco.

Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved