Pelaku Pembacokan Ibu Kandung di Blitar Bicara Ngelantur, Sebut Ibu Punya Ilmu Santet

Pelaku pembacokan ibu kandung di Blitar, Heri Susanto, mengaku memiliki sang ibu memiliki ilmu santet.

Pelaku Pembacokan Ibu Kandung di Blitar Bicara Ngelantur, Sebut Ibu Punya Ilmu Santet
(SuryaMalang.com/Samsul Hadi)
ANAK DURHAKA - Heri (30), warga Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, tega membacok ibu kandungnya, Sai'in (50), Sabtu (14/9/2019). Sai'in mengalami sejumlah luka bacok dan dibawa ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar. Sedangkan Heri dirawat di Puskesmas Ponggok usai dibedil kakinya oleh polisi. 

TRIBUNJABAR.ID, BLITAR - Pelaku pembacokan ibu kandung di Blitar, Heri Susanto, mengaku memiliki sang ibu memiliki ilmu santet.

Hal itu ia katakan kepada polisi saat diperiksa mengenai kasus pembacokan terhadap ibu kandungnya, Sai'in (55) di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Saat ditanya polisi, Heri kerap menyebut ibunya sebagai ninja.

“Dia (Sai'in) ngaku ninja. Dia punya ilmu bisa mengendalikan orang.”

“Siapa saja bisa dikendalikan untuk bunuh diri atau membunuh orang lain,” kata Heri kepada penyidik Polsek Ponggok, Senin (16/9/2019).

Baru Pulang dari Sawah, Wanita Asal Blitar Dibacok Anak Kandung Sendiri, Langsung Lari ke Tetangga

Heri mengaku perbuatan sadisnya itu juga terpengaruh ibunya.

Menurutnya, ibunya juga bisa menyantet orang. Orang yang tidak dikenal pun bisa disantet oleh ibunya.

“Orang nggak kenal, cuma datang saja bisa disantet,” ujarnya.

Kapolsek Ponggok, Iptu Sony Suhartanto mengatakan tersangka memang sering berbicara ngelantur saat diperiksa polisi.

Makanya, sampai sekarang polisi kesulitan memeriksa tersangka.

Halaman
123
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved