Lebih dari 1.000 Hektare Sawah di Kabupaten Tasikmalaya Puso, Ratusan Hektare Lainnya Terancam

Lebih dari 1.000 hektare sawah di Kabupaten Tasikmalaya puso, ratusan hektare lainnya terancam puso.

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah di Kabupaten Tasikmalaya Puso, Ratusan Hektare Lainnya Terancam
TRIBUN JABAR/M SYARIF ABDUSSALAM
Ilustrasi sawah puso. 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Lahan persawahan yang sudah tak bisa menghasilkan padi (puso) akibat musim kemarau tahun ini di wilayah Kabupaten Tasikmalaya sudah mencapai 1.012 hektare.

Sebanyak 430 hektare lainnya juga terancam puso.

Data dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya, Senin (16/9/2019), menyebutkan, total sawah yang mengalami kekeringan akibat kemarau tahun ini mencapai 2.510 hektare.

Ini sudah termasuk yang mengalami puso 1.012 hektare.

Sebanyak 1.498 hektare lainnya mengalami tingkat kekeringan berbeda. Terdiri dari 430 hektare kekeringan berat dan terancam puso, kekeringan sedang 502 hektare dan kekeringan ringan 566 hektare.

"Data tersebut dikumpulkan dari hasil inventarisasi lapangan hingga akhir Agustus. Memang kemungkinan tidak akan bertambah karena tidak ada lagi penanaman baru," kata Kabid Tanaman Pangan, Heti Heryati.

Disebutkannya, dengan adanya kekeringan yang melanda ribuan hektare sawah dipastikan akan terjadi kemerosotan pendapatan gabah.

Tahun 2019 ini Dinas Pertanian dan Perikanan menargetkan pendapatan gabah sebanyak 917.357 ton dari total sawah seluas 51.399 hektare.

"Melihat kondisi ini kemungkinan target pendapatan gabah tahun ini tak akan tercapai. Tapi angka pastinya belum ada, menunggu akhir tahun," ujar Heti.

Banyak Pasien Darurat Meninggal di Jalan, Pemkot Tasikmalaya Optimalkan Layanan si Cetar

Ajum Terkejut Dengar Ledakan, Ternyata Ada Mobil Kijang Terjun ke Tempat Usahanya di Gentong Tasik

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved