Keluarga Berharap ke Indramayu, tapi Ranti Malah Mau ke Jerman, TKW di Qatar Hilang Kontak 13 Tahun
Ranti Ratnaningsih seorang TKW asal Desa Purwajaya Blok Bangunarja RT 11/03 Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Ranti Ratnaningsih seorang TKW asal Desa Purwajaya Blok Bangunarja RT 11/03 Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu berkeinginan menemani majikannya pergi ke Jerman.
Kakak Ranti, Riyanto mengatakan, keinginan tersebut disampaikan Ranti Ratnaningsih menyusul niatan adiknya itu yang enggan pulang kembali ke Indramayu.
"Katanya mau dua tahun lagi, satu tahunnya mau ke Jerman," ucap dia saat dihubungi Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Senin (16/9/2019).
Di Jerman, Ranti bercerita ingin menemani majikannya untuk berobat selama satu tahun di sana.
Terkait penyakit yang diderita majikan Ranti itu, Riyanto tidak mengetahui secara persis apa penyakitnya.
"Bilangnya iya sakit tapi tidak tahu sakit apa, mau menemenin berobat katanya, mau terapi di Jerman satu tahun," ujar dia.
• Meski Indonesia Kalah di Sidang Gugatan WTO, Belum Ada Impor Daging Ayam dari Brasil
Mendengar keinginan Ranti, pihak keluarga sangat tidak setuju. Ia juga menceritakan, keluarga bahkan terkejut sekaligus sedih karena Ranti Ratnaningsih tidak mau pulang dan memilih ingin ke Jerman.
Mereka khawatir, jika Ranti Ratnaningsih benar pergi ke Jerman akan membuat kontaknya dengan keluarga akan kembali terputus.
"Was was waktu dengar itu, takutnya kalau Ranti ke sana malah jadi hilang kontak lagi, kan beda KBRI lagi," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ranti Ratnaningsih berhasil ditemukan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Qatar setelah hilang kontak selama 13 tahun lamanya.
• Ajum Terkejut Dengar Ledakan, Ternyata Ada Mobil Kijang Terjun ke Tempat Usahanya di Gentong Tasik
Diketahui Ranti Ratnaningsih masih bekerja pada majikan yang sama saat dirinya pertama kali pergi ke Qatar, yaitu pada keluarga Barki Baddah M.M Al-Hajri dan istrinya bernama Sedra. Domisili majikannya di New Rayyan, Doha, Qatar.
Pihak keluarga hanya berharap Ranti Ratnaningsih bisa segera pulang ke Indonesia.
Kerinduan pun sempat diceritakan Riyanto saat berbincang dengan adiknya itu melalui video call selama 3 jam itu.
Meski sudah berusaha dibujuk dengan berbagai macam cara, namun Ranti Ratnaningsih hanya banyak terdiam, dia juga menolak bujukan keluarga untuk pulang.
• Begini Kondisi Terkini Omid Nazari, Korban Pelemparan Batu ke Bus Persib, Ada yang Beda di Wajahnya
Ranti Ratnaningsih juga menyampaikan, ingin bekerja kepada majikannya itu selama dua tahun lagi dan berjanji akan pulang pada tahun 2021 mendatang.
"Saat video call Ranti banyak diamnya mas, seperti tertekan gitu, juga Ranti kan bilang tidak mau pulang," ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ranti-ratnaningsih-saat-ditemui-tim-dari-kbri-qatar.jpg)