Banyak Pasien Darurat Meninggal di Jalan, Pemkot Tasikmalaya Optimalkan Layanan si Cetar

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman menyebutkan berdasarkan statistik masih banyak pasien darurat meninggal

Banyak Pasien Darurat Meninggal di Jalan, Pemkot Tasikmalaya Optimalkan Layanan si Cetar
tribunjabar/isep heri
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman (tengah) menjelakan tentang si cetar 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman menyebutkan berdasarkan statistik masih banyak pasien darurat meninggal di jalan sebelum mendapatkan perawatan medis di wilayahnya.

Padahal Pemerintah Kota Tasikmalaya telah menyediakan public safety center (PSC) 119 atau layanan Si Cetar (Tasik Cepat Tanggap Darurat) sejak akhir tahun 2018.

Si Cetar ini merupakan layanan hotline kedaruratan yang diperuntukkan bagi warga Kota Tasikmalaya, yang membutuhkan layanan.

"Banyak yang meninggal sebelum masuk ke rumah sakit atau klinik makanya kami ingin maksimalkan kegawatdaruratan ini," kata Budi, Senin (16/9/2019).

Budi berharap Si Cetar lebih disosialisasikan sehingga warga Kota Tasikmalaya bisa segera ditangani abapila dalam kondisi darurat.

Mantan Kepala BNNP Jabar Ikut Daftar Penjaringan Bakal Calon Bupati Cianjur dari PDI Perjuangan

"Kami itu siap 24 jam, mulai dari armada ambulan, tenaga medis kami siap. Silahkan manfaatkan," ujarnya.

Budi berharap melalui Si Cetar semakin memaksimalkan sinergitas antara beberapa badan dalam mengatasi kedaruratan.

"Kami ingin sinergitas antara PMI, dinas BPBD, Damkar jadi tidak hanya di kedaruratan medis saja," katanya.

Kabid Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan Si Cetar yang sudah berjalan hampir setahun setelah diresmikan diakuinya masih perlu dioptimalkan.

Halaman
12
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved