Waduk Darma di Kuningan Mengalami Penyusutan Volume Air, Musim Kemarau Belum Usai

Kemarau panjang yang berlangsung selama tiga bulan lebih menyebabkan sejumlah sumber air mengalami penyusutan volume, tidak terkecuali‎ Waduk Darma

Waduk Darma di Kuningan Mengalami Penyusutan Volume Air, Musim Kemarau Belum Usai
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Waduk Darma di Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan mengalami penyusutan volume air, Minggu (15/9/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Kemarau panjang yang berlangsung selama tiga bulan lebih di Jawa Barat menyebabkan sejumlah sumber air mengalami penyusutan volume, tidak terkecuali‎ Waduk Darma di Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan.

Pantauan Tribun Jabar, Minggu (15/9/2019), penyusutan volume air tersebut terlihat dari tepian waduk yang sudah mengalami kekeringan dan beberapa pula kecil di tengah tampak terlihat.

‎Binatang penghuni Waduk Darma, mulai dari keong sawah, keong emas, kijing, dan beberapa jenis ikan tawar pun mati akibat volume air di danau buatan tersebut setiap harinya mengalami penyusutan.

Pasca- Bus Persib Bandung Dilempar Batu, Umuh Imbau Bobotoh Tidak Membalas dan Akan Lapor ke PSSI

Empat Rumah dan Empat Motor Hangus Terbakar di Rancaekek Minggu Dini Hari, Akses ke Lokasi Sempit

Omid Nazari Luka Sobek Akibat Bus Persib Bandung Dilempar Batu, Kesal dan Posting Ini di Instagram

Banyak perahu nelayan di waduk tersebut pun‎ diparkirkan di tepi danau dan para nelayan lebih memilih menjaring ikan menggunakan rakit bambu atau pun berjalan kaki hingga sekitar bagian tengah danau.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh Tribun Jabar dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Kantor Pengelola Waduk Darma, waduk tersebut memiliki kapasitas 36,5 juta meter kubik (m3).

Petugas Pencatat Bendungan Darma, Ahmad Manzubun, mengatakan, ‎volume air di Waduk Darma mengalami penyusutan sebanyak 17,5 juta meter kubik, menjadi 19,2 juta meter kubik.

"Ketinggian air saat ini 707,58 meter di atas permukaan laut (mdpl), sedangkan outlet dari bendungan 3 ribu meter kubik perdetik," kata Ahmad di Waduk Darma.

Akibat penyusutan volume air‎, suplai untuk layanan irigasi ke Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon mengalami penurunan, untuk Kabupaten Kuningan hanya mengairi 7.154 hektare dan Kabupaten Cirebon 14.420 hektare.

Ahmad mengatakan, pada saat volume air di Waduk Darma normal, total lahan pertanian yang mampu teraliri oleh waduk tersebut sebanyak 19 ribu hektare lebih dan terjadi pada saat musim penghujan.

"Dua kabupaten ini, yang teraliri hanya sebanyak 21.574 hektare. Sedangkan pada volume normal sampai 32 ribu hektare," kata Ahmad.

Jumadi (59), warga Desa Jaga‎ra, Kecamatan Darma, mengatakan, akibat penyusutan volume air di Waduk Darma, menyebabkan keramba miliknya terpaksa dipindahkan hingga ke tengah danau agar tidak mengalami gagal panen.

"Kalau tidak dipindahkan pasti mati, setiap tahun kaya gini. Mau bagaimana lagi," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved