2.593 Pengendara Terjaring Operasi Patuh Lodaya di Polres Tasikmalaya, 1.834 Pelanggarnya Ditilang

Satlantas Polres Tasikmalaya mencatat ada 2.593 pelanggaran pengendara yang terjaring selama operasi patuh lodaya 2019.

2.593 Pengendara Terjaring Operasi Patuh Lodaya di Polres Tasikmalaya, 1.834 Pelanggarnya Ditilang
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
Sejumlah Polwan cantik dilibatkan pada hari pertama Operasi Patuh Lodaya 2019 yang digelar jajaran Polres Cimahi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Satlantas Polres Tasikmalaya mencatat ada 2.593 pelanggaran pengendara yang terjaring selama operasi patuh lodaya 2019.

Dalam operasi yang digelar selama dua pekan dari 29 Agustus sampai 11 September kemarin itu, Kasatlantas Polres Tasikmalaya AKP Atik Siswanti mengatakan sebanyak 1.834 pelanggar dikenai sanksi tilang.

"Sementara pelanggar lainnya kami berikan teguran untuk tidak mengulangi kesalahan kembali," kata Atik Siswanti, Sabtu (14/9/2019).

Dia mengatakan selama operasi patuh lodaya di wilayahnya pelanggar pengendara motor mendominasi.

Pemotor yang melakukan pelanggaran dan terjaring operasi patuh lodaya sebanyak 1.604 pemotor.

BREAKING NEWS, Mantan Wali Kota Cimahi Itoc Tohija yang Ditahan di Lapas Sukamiskin Meninggal Dunia

Atik menjelaskan jenis pelanggarannya beragam mulai dari tidak memiliki SIM, pengendara yang masih di bawah umur, sampai pelanggaran karena tidak menggunakan helm saat berkendara.

Pelanggar yang tidak mengantongi SIM maupun karena masih di bawah umur mencapai 746 pengendara. Sedangkan 261 pengendara lainnya ditindak akibat tidak menggunakan helm.

Selanjutnya kendaraan roda empat yang melanggar tercatat sebanyak 230 kendaraan.

"Sementara untuk pengemudi roda empat atau lebih itu akibat tidak menggunakan sabuk pengaman sebanyak 116 pengendara," tuturnya.

Ada 5 Situs Cagar Budaya di Indramayu yang Hilang Status Cagar Budayanya, Ini Penyebabnya

Angka pelanggaran yang terjaring operasi patuh lodaya tahun 2019, kata Atik, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pada 2018, pihaknya mencatat pelanggaran sebanyak 1.545 dan yang disanksi tilang sebanyak 941 pengendara.

"Ada kenaikan sekitar 67,83 persen. Semuanya didominasi pengendara roda dua pelanggarannya tidak menggunakan helm dan di bawah umur," ujarnya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved