VIDEO Eks Gedung Landraad di Indramayu, Tempat Hukuman Mati kepada Pribumi di Zaman Belanda

Eks Gedung Landraad di Indramayu. Tempat hukuman mati dijatuhkan kepada pribumi di zaman Belanda.

"Ada di sana (arah barat) tidak jauh dari sini," ujarnya.

Potret Eks Gedung Landraad Indramayu, Jumat (13/9/2019)2
Potret Eks Gedung Landraad Indramayu, Jumat (13/9/2019)2 (tribunjabar/Handhika Rahman)

Tinus Suprapto mengatakan, eks Gedung Landraad terdiri dari beberapa bagian, ada aula pengadilan, kantor-kantor bagi para hakim, jaksa, dan lain sebagainya.

Ada pula penjara sementara yang dikhususkan untuk para tahanan.

Ruang tahanan ini ada di bagian belakang eks Gedung Landraad.

Adapun ciri yang menandakan bahwa bangunan ini adalah tilas bangunan pemerintahan Belanda adalah terdapatnya keramik yang sama persis pada bangunan-bangunan Belanda lainnya, seperti gedung eks Asisten Residen Indramayu, dan lain-lain.

"Semua bagian bagunan ini masih masa persis dengan bangunan aslinya dahulu, bisa dilihat dari kayu-kayunya, bentuknya, yang paling menandakan itu di keramik, keramik ini didatangkan pemerintah Belanda dari Inggris dulunya," ujar dia.

Selain eks gedung Pengadilan Negeri atau Landraad masih di kawasan yang sama juga terdapat eks dedung Kejaksaan Indramayu.

Hal tersebut karena tata kota Indramayu saat itu menganut pola Macapat atau Mocopat.

Cirinya adalah pembangunan gedung istana pemerintah atau pendopo, alun-alun, pasar, pengadilan, kejaksaan, serta penjara jaraknya saling berdekatan.

Adapun eks Gedung Landraad ini digunakan pemerintah Hindia Belanda dahulu mulai tahun 1912 hingga masa kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945.

Halaman
123
Editor: yudix
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved