Pemprov Jabar Fokus Dongkrak Produksi Kopi Arabika, 6 Juta Benih Kopi Bersertifikat Sudah Dibagikan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memaksimalkan produksi dan pengolahan komoditas kopi, khususnya jenis arabika, untuk mendongkrak ekonomi masyarakat.

Pemprov Jabar Fokus Dongkrak Produksi Kopi Arabika, 6 Juta Benih Kopi Bersertifikat Sudah Dibagikan
Pixabay.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memaksimalkan produksi dan pengolahan komoditas kopi, khususnya jenis arabika, untuk mendongkrak ekonomi masyarakat.

Dinas Kehutanan Provinsi Jabar pun mengambil bagian untuk mengoptimalkan potensi kopi yang tumbuh di daratan tinggi tersebut.

Kepala Dinas Kehutanan Jabar Epi Kustiawan mengatakan kopi jenis arabika tumbuh baik di atas ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Perwakilan Perum Jamkrindo melakukan panen raya kopi di Desa Kramatwangi, Kecamatan Cisurupan, Garut, Kamis (4/7/2019)
Perwakilan Perum Jamkrindo melakukan panen raya kopi di Desa Kramatwangi, Kecamatan Cisurupan, Garut, Kamis (4/7/2019) (ISTIMEWA)

Hal ini tentunya menjadi keuntungan bagi Jabar yang memiliki banyak dataran tinggi.

"Nah di ketinggian itu rata-rata di kawasan lindung Perum Perhutani," ujar Epi, Jumat (13/9/2019).

Hey Pecandu Kopi, Ini Perbedaan Jenis Roasting Profile yang Wajib Anda Tahu!

Sederet Manfaat Minum Kopi, Bisa Menurunkan Risiko Terkena Penyakit Otak dan Saraf

Hari Pertama Pasar Kopi dan Hasil Hutan Jabar Sepi Pengunjung

Dinas Kehutanan sendiri, kata dia, merupakan ketua Kelompok Kerja (Pokja) Program Perhutanan Sosial yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Mereka memiliki tanggung jawab mengembangkan potensi Lembaga Masyarkat Desa Hutan (LMDH), tak terkecuali untuk komoditas kopi arabika.

"Kalau sertifikasi dan bibit dari Dinas Perkebunan Jabar. Nah kalau kita ada di dalam kawasan hutan, bagaimana mempercepat dan mendukung LMDH agar mendapatkan hasil yang lebih optimal," kata Epi.

Pihaknya, kata dia, juga sebagai pendukung perlindungan kemitraan kehutanan.

Halaman
123
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved