Iwa Karniwa dan Bartholomeus Toto Jadi Tersangka Bersamaan, Tapi Iwa Lebih Dulu Ditahan

Bartholomeus Toto jadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkaitan dengan dugaan suap pengurusan izin proyek Meikarta

Iwa Karniwa dan Bartholomeus Toto Jadi Tersangka Bersamaan, Tapi Iwa Lebih Dulu Ditahan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Toto Bartholomeus meninggalkan gedung KPK setelah pemeriksaan di Jakarta, Kamis (25/10/2018). Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Billy Sindoro terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji pengurusan proyek pembangunan Meikarta di Pemerintahan Kabupaten Bekasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Bartholomeus Toto jadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkaitan dengan dugaan suap pengurusan izin proyek Meikarta yang sebelumnya menyeret Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai penerima dan Billy Sindoro sebagai pemberi suap.

Penetapan Bartholomeus sebagai tersangka, bersamaan dengan penetapan Sekda Jabar Iwa Karniwa sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap Rp 1 miliar terkait pengurusan pengesahan Raperda RDTR Pemkab Bekasi, yang juga berkaitan dengan Meikarta.

Nasib mujur dialami Toto yang merupakan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang karena meski ditetapkan tersangka bersamaan dengan Iwa, ia belum ditahan. Iwa Karniwa justru sudah ditahan.

Kuasa hukum Bartholomeus Toto, Supriyadi mengatakan penetapan tersangka kliennya diduga karena keterangan Edi Dwi Soesianto sebagai Kepala Divisi Land Ackuisition PT Lippo Cikarang di persidangan pada Januari 2019. Dia dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Billy Sindoro.

Besok Menghadapi Tira Persikabo, Ini yang Diwaspadai Kiper Persib Bandung I Made Wirawan

Di persidan‎gan, Edi sebagai saksi, menyebut menerima uang Rp 10,5 miliar dari Bartholomeus Toto di helipad PT Lippo Cikarang, via sekretarisnya, Melda Peni Lestari.

"Keterangan Edi Dwi Soesianto di persidangan fitnah dan mencemarkan nama baik," ujar Supriyadi via ponselnya, Jumat (13/9/2019).

Supriyadi melaporkan Edi ke Polrestabes Bandung pada Selasa (10/9/2019) terkait dugaan fitnah di persidangan itu. Atas keterangan Edi Dwi Soesianto itu, Bartholomeus ditetapkan sebagai tersangka.

"Padahal Melda Peni Lestari di persidangan membantah dirinya memberikan uang," katanya.

Catatan Tribun yang mengikuti persidangan Meikarta, Melda Peni Lestari membantah menyerahkan uang. Di persidangan, ia dicecar pertanyaan oleh jaksa dan hakim.

Apakah King Eze Besok Akan Bermain di Laga Lawan Tira Persikabo? Ini Kata Pelatih Persib Bandung

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved