Eks Gedung Landraad di Indramayu, Tempat Hukuman Mati Dijatuhkan kepada Pribumi di Zaman Belanda

Eks Gedung Landraad di Indramayu. Tempat hukuman mati dijatuhkan kepada pribumi di zaman Belanda.

Eks Gedung Landraad di Indramayu, Tempat Hukuman Mati Dijatuhkan kepada Pribumi di Zaman Belanda
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Eks gedung Landraad di Kabupaten Indramayu yang kini terbengkalai. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Jika berkunjung ke kawasan pusat Kota Indramayu, tepatnya disamping Alun-alun Indramayu akan ditemui sebuah gedung tua yang kondisinya sangat terbengkalai.

Dahulu, gedung tersebut merupakan Pengadilan Negeri Indramayu pada zaman Hindia Belanda atau yang umum disebut Gedung Landraad.

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Indramayu, Tinus Suprapto mengatakan, Gedung Landraad ini dibangun pada tahun 1912.

"Ini tempat pengadilan para pribumi dulu pada masa Hindia Belanda," ujar Tinus Suprapto saat ditemui Tribuncirebon.com, Jumat (13/9/2019).

Ia menambahkan, dahulu tempat tersebut digunakan sebagai tempat ketuk palu eksekusi hukum gantung bagi para pribumi.

Suasana proses pengadilan di Landraad Indramayu zaman dahulu.
Suasana proses pengadilan di Landraad Indramayu zaman dahulu. (istimewa)

Mereka dihukum oleh para hakim pada zaman Hindia Belanda karena tidak taat membayar pajak, melanggar undang-undang, dan lain sebagainya.

"Makanya dalam sejarah hakim pengadilan di Landraad ini kayak orang Inggris atau Belanda gitu, rambutnya pakai seperti rambut palsu semacam itu," ucapnya.

Diceritakan dia, mereka (para pribumi) yang dinyatakan bersalah akan dihukum gantung oleh eksekutor yang merupakan orang-orang penjajah.

Mereka digantung mati di sekitar pohon randu gede dan disaksikan oleh masyarakat luas. Lokasi pohon randu gede ini juga tidak berjarak jauh dari Gedung Landraad.

Halaman
123
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved