Terjaring 6.552 Pelanggar Lalu Lintas di Kabupaten Cirebon Selama Operasi Patuh Lodaya 2019

Satlantas Polres Cirebon, menjaring ribuan pelanggar lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2019 di Kabupaten Cirebon.

Terjaring 6.552 Pelanggar Lalu Lintas di Kabupaten Cirebon Selama Operasi Patuh Lodaya 2019
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto saat gelar pasukan sebelum Operasi Patuh Lodaya. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon, menjaring ribuan pelanggar lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2019 di Kabupaten Cirebon.

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Jabar, jumlah pelanggaran selama Operasi Patuh Lodaya 2019 sebanyak 6.552, sebagian besar didominasi oleh pengendara roda dua sebanyak 5.524.

Wakapolres Cirebon‎, Kompol Ricardo Condrat, mengatakan, sebag‎ian besar pelanggara merupakan warga yang berusia produktif, yakni usia 28 hingga 50 tahun.

"Diusia produktif ada 2752 pelanggaran, sedangkan terbanyak kedua 2236, diperkirakan lebih banyak dari tahun lalu," kata Condrat saat ditemui di Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Kamis (12/9/2019).

Jumlah Pelanggar Lalu Lintas di Garut Meningkat Dibanding Tahun Lalu

‎Condrat mengatakan, seluruh barang bukti pelanggaran baik berupa SIM, STNK, dan kendaraan telah dilimpahkan langsung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon.

‎"Kami melakukan penindakan secara humanis, karena ada beberapa yang hanya diberi teguran saja, paling banyak pelanggar di Weru," katanya.

Operasi Patuh Lodaya 2019 diakukan untukmeningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat berlalu lintas, guna teerwujudnya kamseltibcarlantas dalam rangka cipta kondisi menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden serta pelantikan DPR, DPD dan DPRD.

Operasi tersebut dilaksanakan selama 14 hari, dari 27 Agustus hingga 11 September 2019.

Jajaran Polrestabes Bandung Gelar Salat Ghaib bagi BJ Habibie

Operasi‎ tersebtu ada delapan sasaran, diantaranya yakni mengendarai dengan kecepatan tinggi, penggunaan sirine, strobo berlebihan, tidak menggunakan helm, dan surat-surat kendaraan.

Dalam operasi tersebut, dilakukan untuk meningkatkan kedisiplin masyarakat saat berkendara, sehingga dapat menekan ang‎ka kecelakaan akibat tidak tertib.

Ia menambahkan, sejak beberapa pekan terakhir ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon melakukan razia, dari hasil razia, jumlah pelanggaran mengalami peningkatan, terutama pengendara roda dua.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved