Tayangkan Adegan LGBT, Komik Marvel Dilarang Dijual di Ibu Kota Brasil

Crivella, yang merupakan mantan uskup di Gereja Universal Kerajaan Allah, terpilih sebagai wali kota Rio pada 2016.

Tayangkan Adegan LGBT, Komik Marvel Dilarang Dijual di Ibu Kota Brasil
twipu.com
Hulkling (hijau) dan Wiccan, dua tokoh superhero Marvel yang merupakan pasangan LGBT 

TRIBUNJABAR.ID, RIO DE JANEIRO - WALI kota Rio de Janeiro, di Brasil, pada Sabtu (7/9), mengeluarkan larangan penjualan buku komik yang dianggap menampilkan konten "tidak pantas" untuk anak di bawah umur.

Wali kota Marcelo Crivella memerintahkan penarikan buku komik Marvel yang menampilkan di karakter superhero pria sedang berciuman, dari sebuah gelaran pameran buku di Rio de Janeiro, ibu kota Brasil.

Diberitakan The Independent, wali kota konservatif itu memerintahkan buku itu dihapus dari daftar penjualan karena "konten seksual yang tidak sesuai untuk anak di bawah umur".

Crivella, yang merupakan mantan uskup di Gereja Universal Kerajaan Allah, terpilih sebagai wali kota Rio pada 2016.

Dalam kampanye pemilihannya, dia menjanjikan untuk membawa hukum dan ketertiban di kota yang banyak terjadi tindak kejahatan itu.

Komik yang dimaksud wali kota adalah komik Avengers terbitan 2010 berjudul "Children's Crusade", yang ditulis dan diilustrasikan oleh Allan Heinberg dan Jim Cheung.

Dalam salah satu adegan di buku komik itu, menampilkan karakter pria pahlawan super, Hukling dan Wiccan, yang berciuman.

Larangan penjualan yang dikeluarkan wali kota juga berdampak sebaliknya.

Langkah Crivella yang melarang komik itu justru mendorong buku itu dengan cepat terjual habis dalam pameran buku dua tahunan di Rio de Janeiro itu.

Seorang YouTuber asal Brasil, Felipe Neto, yang memiliki 34 juta subscriber di kanalnya, juga melakukan aksi protes atas larangan wali kota dengan membeli 14.000 eksemplar buku bertema LGBT untuk kemudian dibagikan secara gratis dalam acara pameran.

Surat kabar nasional terbesar Brasil Folha de S Paulo bahkan menampilkan gambar adegan ciuman dalam komik itu sebagai sampul untuk sampul edisi Sabtu (7/9).

Pihak penerbit dan penulis komik menuding wali kota ingin melakukan penyensoran terhadap konten.

Tak hanya itu, Mahkamah Agung Brasil, pada Minggu (8/9, membatalkan larangan yang dikeluarkan wali kota.

Pengadilan tinggi federal itu setuju dengan usulan Jaksa Dias Toffoli dan memutuskan bahwa tindakan Wali Kota Crivella adalah ilegal karena hanya menargetkan LBGT dan melanggar jaminan konstitusional kesetaraan bagi semua.(kompas.com)

Editor: Ravianto
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved