Musim Kemarau Rawan Kebakaran, Damkar Imbau Warga Bandung Tidak Bakar Lahan untuk Pertanian

Dinas Pemadaman Kebakaran Kabupaten Bandung menghimbau masyarakat untuk selalu mewaspadai dan menghindari penyebab kebakaran lahan.

Musim Kemarau Rawan Kebakaran, Damkar Imbau Warga Bandung Tidak Bakar Lahan untuk Pertanian
Tribun Jabar/Siti Masithoh
ilustrasi kebakaran lahan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Dinas Pemadaman Kebakaran Kabupaten Bandung menghimbau masyarakat untuk selalu mewaspadai dan menghindari penyebab kebakaran lahan.

Pasalnya sejak dua bulan terakhir peristiwa kebakaran lahan di Kabupaten Bandung meningkat.

Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran Kabupaten Bandung, Kawaludin, mengatakan cuaca di musim kemarau ini sangat berpengaruh terhadap naiknya angka kebakaran di Kabupaten Bandung.

"Saat puncak kemarau seperti sekarang, tren kebakaran menjadi meningkat. Baik kebakaran lahan maupun bangunan," kata Kawaludin, Kamis (12/9/2019).

Rawan Kebakaran Lahan di Musim Kemarau, Tahun 2019 53 Hektare Lahan di Kabupaten Bandung Terbakar

Menurutnya dari Januari sampai Rabu (11/9/2019) siang terjadi 293 kebakaran, 60 di antaranya merupakan kebakaran lahan.

Agustus menjadi puncak kebakaran lahan tertinggi dan sepanjang tahun ini, lebih dari setengah kejadian terjadi di bulan Agustus.

"Sebagian besar kejadian kebakaran lahan, disebabkan oleh human error. Seperti pembakaran sampah yang tidak diawasi, juga puntung rokok yang dibuang saat masih ada apinya secara sembarangan," ujarnya.

"Ada juga kemungkinan pembakaran yang disengaja untuk lahan pertanian. Kalau karena gesekan pohon, sepertinya suhu sekarang belum terlalu ekstrim," katanya.

Oleh karena itu Kawaludin mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dan menjauhi perilaku yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran baik lahan maupun perumahan.

Halaman
12
Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved