Krisis Air Bersih Kota Tasikmalaya Terjadi di 198 Titik 10 Kecamatan

elama kemarau panjang, BPBD Kota Tasikmalaya mencatat terdapat 198 titik yang tersebar di 10 Kecamatan terdampak kekeringan alias krisis air bersih.

Krisis Air Bersih Kota Tasikmalaya Terjadi di 198 Titik 10 Kecamatan
Tribun Jabar/Isep Heri
Sawah di Kampung Sakaruji, Desa Sukaraja, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmaya retak-retak akibat kekeringan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Selama kemarau panjang, BPBD Kota Tasikmalaya mencatat terdapat 198 titik yang tersebar di 10 Kecamatan terdampak kekeringan alias krisis air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar mengatakan kekeringan berdampak pada sebanyak 51.204 jiwa.

Dari 10 Kecamatan di Kota Tasikmalaya, dua wilayah yakni Tamansari dan Kawalu tercatat yang paling banyak titik terdampak kekeringan.

Di Kecamatan Tamansari terdapat 72 titik terdampak lalu di Kecamatan Kawalu, ada 53 titik terdampak kekeringan.

Sementara itu di tiga kecamatan terdapat belasan titik krisis air bersih yakni di Cipedes 12 titik, Purbaratu 16 titik, dan Mangkubumi 18 titik.

Ucu Anwar mengatakan pihaknya secara rutin menyalurkan air bersih ke sejumlah titik yang terdampak dan mengalami krisis.

"Kami sejauh ini sudah menyalurkan sebanyak 2,2 juta liter air bersih, yang bekerjasama dengan PDAM," kata Ucu, Rabu (11/9/2019).

Ucu menambahkan jutaan liter air bersih yang disalurkan 2/3 nya didistribusikan ke wilayah Kawalu, Purbaratu, dan Tamansari.

BJ Habibie Wafat, Begini Sosok Mantan Presiden RI Itu di Mata Jokowi, Ada yang Patut Dicontoh

BREAKING NEWS - Mantan Presiden RI BJ Habibie Meninggal Dunia, Jokowi Sudah Tiba di RSPAD

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved