Apakah Pemeran Wanita Dalam Video Syur Sumedang Bisa Ikut Jadi Tersangka? Ini Kata Kapolres

Video syur yang sempat beredar di Kabupaten Sumedang diperankan oleh YS (34), warga Paseh, dan IAS (34), warga Ujungjaya, Kabupaten Sumedang.

Apakah Pemeran Wanita Dalam Video Syur Sumedang Bisa Ikut Jadi Tersangka? Ini Kata Kapolres
tangkapan layar video
Tangkapan layar video mesum yang disebut-sebut diperankan warga Sumedang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Video syur yang sempat beredar di Kabupaten Sumedang diperankan oleh YS (34), warga Paseh, dan IAS (34), warga Ujungjaya, Kabupaten Sumedang.

IAS yang merupakan pemeran pria dalam video asusila tersebut ditetapkan sebagai tersangka penyebaran konten video tersebut.

Sementara itu, YS (34) yang merupakan pemeram wanita dalam video asusila tersebut berstatus sebagai pelapor setelah sebelumnya berstatus sebagai saksi.

Penyebar Video Asusila di Kabupaten Sumedang Ditangkap Polisi di Kertajati Majalengka

Apakah YS bisa terseret menjadi tersangka pada beredarnya video asusila tersebut?

"Dalam konteks ini (kasus penyebaran video syur), itu sementara belum bisa (dijadikan tersangka)," ujar AKBP Hartoyo.

Meski video tersebut diambil dengan persetujuan kedua belah pihak, penyebaran video dilakukan sepihak, yaitu oleh IAS saja.

Namun, terkait kasus ini, Kapolres Sumedang tersebut mengatakan, masih terus mengembangkan kasus karena video direkam atas kesepakatan keduanya.

"Yang salah ini kan dikirimkan ke seseorang atau beberapa orang dan itu menjadi viral," ujar AKBP Hartoyo.

AKBP Hartoyo pun menyampaikan akan memanggil pihak-pihak yang menerima kiriman video tersebut untuk menjadi saksi.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 45 junto Pasal 27 Undang-undang ITE dengan ancaman hukuman pidana 6 tahun penjara.

Bantal dan Seprai Doraemon Jadi Barang Bukti Kasus Video Mesum Sumedang

Heboh Video Asusila, Warga Sumedang Kecewa, Mereka Kaget dan Penasaran

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved