Ada 3 Kecelakaan Maut di Tol Cipularang dalam Waktu Berdekatan, Ini Saran Polres Purwakarta
Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius mengatakan kecelakaan-kecelakaan maut itu diduga akibat kelalaian pengendara
Penulis: Ery Chandra | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Polres Purwakarta mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati di jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang atau Tol Cipularang.
Pasalnya, dari informasi yang dihimpun Tribun Jabar sudah ada tiga kecelakaan maut yang terjadi di Tol Cipularang dalam waktu berdekatan.
Kecelakaan-kecelakaan maut itu tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.
Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius mengatakan kecelakaan-kecelakaan maut itu diduga akibat kelalaian pengendara, terutama faktor kelelahan dan mengemudikan kendaraan dalam kecepatan tinggi di jalur berbelok.
"Apalagi kendaraan melanggar mengenai (melebihi batas) muatan cenderung akan mengalami gangguan fungsi rem atau tidak terkendali. (Pengemudi) Yang melewati jalur ini, rata-rata begitu menghadapi turunan 99, 800 menuju kilometer 90 cenderung menambah kecepatan kendaraannya," ujar AKBP Matrius di Kabupaten Purwakarta, Rabu (11/9/2019).
• Tabrakan di Tol Cipularang Berawal dari Rem Truk Bermuatan Beling Blong dan Sopir Hilang Kendali
• Misteri KM 90-100 Tol Cipularang, Antara Blackspot dan Mistis Petilasan Prabu Siliwangi
Menurut AKBP Matrius, kondisi jalan tol yang kering, rata, dan lurus, plus kondisi cuaca yang terang membuat pengemudi sering lebih memacu kecepatan kendaraannya.
Polisi pun menyarankan pengendara agar ketika melintasi jalan yang menurun, lekas mengurangi kecepatan kendaraan.
"Rambu sudah ada. Kecepatan yang dianjurkan adalah 80 kilometer per jam. Tentu, selain kecepatan, juga muatan harus sesuai dengan batas yang ditentukan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/akbp-matrius-saat-berada-di-lokasi-kecelakaan-beruntun-di-tol-cipularang.jpg)