VIDEO Martabak Mertua, Tawarkan 110 varian Martabak Kekinian yang Cocok Untuk Merayu Mertua

"Alhamdulillah bisnis martabak kami sudah berjalan empat tahun. Saat ini, kami telah membuka 11 cabang Martabak Mertua di Bandung, Depok, dan Jakarta,

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -
Martabak akan semakin terasa lezat jika mengandung taburan (topping) yang bervariasi dan melimpah.

Tren tersebut memang tengah bermunculan di banyak penjaja martabak.

Salah satu kedai martabak yang menawarkan aneka ragam varian rasa adalah Martabak Mertua.

Satu di antara cabangnya berlokasi di Jalan Dipati Ukur No 84A, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Martabak Mertua secara khusus menyediakan 12 kategori menu martabak manis dan asin.

Di antaranya pandan, red velvet, tiramissu, matcha, coffee, taro, black sweet, fusion, telur, telur mozarella, mozarella, klasik, tipker (tipis kering), dan pizza 8 rasa.

Masing-masing kategori menu tersebut, memiliki varian rasa dan taburan toping yang berbeda-beda.

Misalnya kategori martabak pandan, pelanggan bisa memilih pandan jagung keju, pandan pisang keju, pandan coklat kacang, dan pandan coklat pisang keju.

Seluruh varian menu Martabak Mertua tersedia dalam porsi Large (L) berisikan 12 potong dan Extra Large (XL) berisikan 16 potong.

Untuk martabak manis, bahan utama yang digunakan adalah terigu, telor, dan margarin.

Martabak Mertua, Tawarkan 110 varian Martabak Kekinian yang Cocok Untuk Merayu Mertua
Martabak Mertua, Tawarkan 110 varian Martabak Kekinian yang Cocok Untuk Merayu Mertua (Tribun Jabar)


Sedangkan yang asin, menggunakan bahan terigu telor, daun bawang, dan bumbu asin.

Untuk kemasannya juga keninian lho Tribunners, yaitu menggunakan kemasan martabak berbahan karton berwarna kunung.

Pada bagian kemasannya terpampang tulisan 'Martabak Mertua' lengkap dengan logo anmasi martabak dan kontak pemesanan.

Perihal harga, kalian tidak perlu takut bakal menguras dompet.

Seluruh kategori menu Martabak Mertua dijual antara Rp 19 ribu-Rp 125 ribu. Harga tersebut tergantung dari porsi martabak dan jenis varian rasa yang dipesan.

Dari segi tempatnya, Kedai Martabak Mertua menempati kios sederhana berukuran 3×15 m yang cukup luas.

Di bagian depannya, terdapat dua plang yang bertuliskan 'Martabak Mertua' dengan balutan warna hijau muda dan hijau tua.

Saat memasuki bagian dalamnya, Anda akan menjumpai open kitchen. Pelanggan yang datang,  bisa mengamati langsung proses penyajian martabak yang akan dipesan.

Terdapat pula sejunlah bangku dan menja berbahan kayu yangdapat menampung kurang lebih 20 orang di dalamnya.

Salah satu Pemilik Martabak Mertua, Andhika Putra Wicaksana, menuturkan, ia dan rekannya, Alan Okadenan, memulai bisnis martabak tersebut sejak Agustus 2015 di Jalan Margahayu Raya, Bandung.

Kedai di Jalan Dipatiukur ini merupakan cabang kedua mereka yang beroperasi sejak Februari 2016.

"Alhamdulillah bisnis martabak kami sudah berjalan empat tahun. Saat ini, kami telah membuka 11 cabang Martabak Mertua di Bandung, Depok, dan Jakarta," ujar Dhika kepada Tribun Jabar, ditemui di Kedai Martabak Mertua, Jalan Dipati Ukur No 84A, Kota Bandung, Senin (9/9/2019) siang.

Dhika menceritakan, alasan mereka berdua lebih memilih bisnis martabak karena banyak penggemarnya, dan penjualannya juga relatif mudah dipasarkan.

"Selain itu, martabak juga bukan kuliner musiman sehingga penjulannya bisa bertahan lama. Melalui Martabak, kami juga berinovasi rasa. Total martabak yang kami jual yaitu sebanyak 110 varian rasa," kata Dhika.

Perihal nama Martabak Mertua, Dhika mengaku, terinspirasi dari kebiasaan para bujangan yang kerap membagikan martabak untuk calon mertua.

"Dengan harapan, martabak kami ini bisa mengambil hati para calon mertua. Bahkan cocok juga dijadikan oleh-oleh," tutur Dhika.

Dalam sehari, bisnis Martabak Mertua mampu menjual sebanyak kurang lebih 150 loyang martabak aneka varian.

Cabang Martabak Mertua Dipatiukur dibuka setiap hari pada pukul 15.00 hingga 22.00. (Fasko)

Penulis: Fasko Dehotman
Video Production: Wahyudi Utomo

Penulis: Fasko dehotman
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved