Pembunuhan Santri di Cirebon

Tewasnya Santri Husnul Khotimah Berbuntut Panjang, Polisi Tangkap Penjual Pil Koplo ke Pelaku

Tewasnya santri Husnul Khotimah berbuntut panjang. Polisi menangkap penjual pil koplo ke pelaku pembunuhan.

Tewasnya Santri Husnul Khotimah Berbuntut Panjang, Polisi Tangkap Penjual Pil Koplo ke Pelaku
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Polres Cirebon Kota saat konferensi pers pengedar obat keras golongan G yang menjual pil koplo jenis Trihex kepada dua pelaku pembunuhan santri Ponpes Husnul Khotimah Kuningan di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Senin (9/9/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jajaran Polres Cirebon Kota meringkus pengedar obat keras golongan G tanpa izin.

Diketahui pelaku pembunuhan santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan membeli pil koplo dari pengedar tersebut.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy, mengatakan, pengedar pil koplo berisinial JH itu ditangkap di kawasan Jalan Katiasa, Kota Cirebon.

"Yang bersangkutan kami amankan tadi siang kira-kira pukul 11.00 WIB," ujar AKBP Roland Ronaldy saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Senin (9/9/2019) sore.

Ia mengatakan, sebanyak 900 butir pil koplo berbagai jenis berhasil disita dari tangan JH.

Di antaranya, 200 butir Trihex, 200 butir Tramadol HCI, dan 200 butir lainnya merupakan jenis Tramadol.

Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui JH biasa mengedarkan pil koplo tersebut di sekitaran Jalan Katiasa, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Selain itu, menurut dia, dua pelaku pembunuhan terhadap santri bernama M Rozian (17) itu pun membeli pil koplo jenis Trihex dari JH.

"Penangkapan JH ini pengembangan dari kasus pembunuhan santri bernama M Rozian," kata Roland Ronaldy.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved