Fakta-fakta Kasus Pembunuhan Santri Ponpes Husnul Khotimah Kuningan di Kota Cirebon

Santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan, M Rozian (17) ditusuk orang tidak dikenal di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon

Fakta-fakta Kasus Pembunuhan Santri Ponpes Husnul Khotimah Kuningan di Kota Cirebon
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Polisi tengah merilis dua tersangka pembunuhan santri di Cirebon 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan, M Rozian (17) ditusuk orang tidak dikenal di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Jumat (7/9/2019) malam.

Nyawa korban pun tak tertolong setelah mendapat luka tusukan di dada kanannya.

Korban meninggal dunia saat tiba di RSD Gunung Jati Kota Cirebon akibat kehabisan darah.

Jajaran Polres Cirebon Kota langsung bertindak cepat dan berhasil meringkus dua pelaku pada Minggu (8/8/2019) dinihari.

Berikut fakta-fakta seputar kedua pelaku pembunuhan santri asal Banjarmasin itu yang berhasil dirangkum Tribun Jabar.

Audisi PD Djarum Resmi Dihentikan, KPAI: Kami Tidak Tebersit Niat untuk Menghentikan Audisi

1. Langsung Cari Mangsa Lagi

Ternyata kedua pelaku bernama Yadi Supriyadi (19) warga Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, dan Rizki Mulyono (18) warga Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, itu langsung mencari mangsa baru usai menusuk M Rozian.

Wakapolres Cirebon Kota, Kompol Marwan Fajrin, mengatakan, saat itu, para pelaku kembali beraksi di Jalan Kesambi Raya, Kota Cirebon.

Mereka yang mengendarai sepeda motor Vega ZR menghampiri dua korban lain yang bernama Zulva Fuadi dan Zainul Majid.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved