Beragam Reaksi Pengendara yang Kena Dampak Perluasan Ganjil Genap, Ada yang Marah dan Mau Menyuap

Seorang pengendara mobil di Jalan Utan Kayu Raya, Jakarta Timur tampak memarahi petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Beragam Reaksi Pengendara yang Kena Dampak Perluasan Ganjil Genap, Ada yang Marah dan Mau Menyuap
KOMPAS.COM/DEAN PAHREVI
Seorang pengendara bernama Syarifah tidak terima dirinya dihentikan petugas dan disuruh berputar balik ketika hendak menuju Jalan Pramuka melalui Jalan Utan Kayu Raya, Jakarta Timur, Senin (9/9/2019). 

Setelah memarahi petugas, Syarifah menolak instruksi dan tetap melanjutkan perjalanannya ke tempat kerjanya di kawasan Menteng, jakarta Pusat.

2. Coba suap petugas

Tak hanya marahi petugas, beberapa pelanggar juga tampak berusaha menyogok petugas.

Dikutip dari TribunJakarta.com, seorang pelanggar di kawasan Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat tampak berusaha berdamai dengan petugas.

Saat mobilnya dihentikan, seorang wanita yang berada di belakang sopir tampak menggenggam uang kertas senilai Rp 50 ribu.

"Damai saja, pak," seru wanita tersebut, mendekatkan tangan kanannya kepada Kanitlantas Kemayoran Iptu Dodi Ambara.

Ilustrasi Refleksi Sistem Ganjil Genap bagi Warga Bandung
Ilustrasi Refleksi Sistem Ganjil Genap bagi Warga Bandung ()

"Hah? Damai? Janganlah nggak boleh. Jangan bu, ya," balas Dodi sambil menulis pasal pelanggaran ganjil genap kendaraan.

Dodi melanjutkan, agar wanita tersebut mematuhi aturan untuk mengikuti sidang pengadilan di kejaksaan.

"Nanti bayar buat negara saja. Ambil di kejaksaan tanggal 20, ya. Jangan kasih saya. Itu bukan hak saya, nanti ibu masuk penjara nanti, ya," tutur Dodi kepada wanita tersebut.

"Silakan ibu terima pelanggaran ganjil genap, jangan dibiasakan bu, ya," imbuhnya.

Halaman
1234
Editor: Yongky Yulius
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved