VIDEO Turini TKI 21 Tahun Kerja di Arab Saudi dan Majikan yang Kejam, Kini Bisnis Ikan Lele

Turini mengaku pernah menuntut bayaran jasanya sebagai asisten rumah tangga, namun malah mendapatkan caci maki

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Turini (51), mantan pekerja migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI)‎ asal Kampung Truag, Desa Dawuan, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, kembali menginjakkan kakinya di tanah air Republik Indonesia, setelah 21 tahun bekerja asisten rumah tangga (ART) di Dawadmi, Arab Saudi.

Tiba di Indonesia pada Senin (21/7/2019), Turuni tiba di Kabupaten Cirebon, tepatnya di Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber.

Di sana, Turini disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cirebon, Imron Rosyadi‎.

Kemudian, setelah disambut oleh Plt Bupati Cirebon, Turini pun langsung bergerak menuju rumahnya di Desa Dawuan, namun disepanjang jalan, Turini terus saja melihat keramaian jalan, lantaran di Dawadmi tidak diperbolehkan keluar rumah oleh majikan.

Turini (43) bersimpuh di pangkuan ibunya  Syiah (68) di rumahnya di Desa Dawuan Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon, Senin (22/7/2019). Turini kembali menginjakkan kedua kakinya di rumah setelah 21 tahun menjadi Pekerja Migran Indonesia.
Turini (43) bersimpuh di pangkuan ibunya Syiah (68) di rumahnya di Desa Dawuan Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon, Senin (22/7/2019). Turini kembali menginjakkan kedua kakinya di rumah setelah 21 tahun menjadi Pekerja Migran Indonesia. (Kompas.com/MUHAMAD SYAHRI ROMDHON)

Selama tiga pekan setelah di Indonesia, setiap harinya Turini meminta suaminya, Samsudin (49)‎, untuk mengajaknya berkeliling Cirebon, betapa kagetnya Turini, karena Cirebon mengalami banyak perubahan, mulai banyaknya perumahan sampai kemacetan di beberapa titik.

Untuk mencari penghidupan setelah menjadi tenaga kerja wanita (TKW), bermodalkan uang gaji yang didapatkan selama 21 tahun bekerja di Arab Saudi, Turini berniat untuk membuka usaha kecil, nantinya akan dijalankan bersama suami dan anaknya‎.

Ditemui di Taman Siwalk, Setu Patok, Desa Setupatok, Keca‎matan Mundu, Kabupaten Cirebon, Turini bercerita, kalau ia dan suaminya, diberikan pinjam lahan bekas kolam ikan di Taman Siwalk untuk memulai usahanya.

Turini menuturkan, saat ini bersama suaminya tengah melakukan proses ‎pemugaran kolam, lantaran kolam tersebut dibiarkan oleh pemilik selama lebih dari dua tahun dan sambil menunggu pompa untuk mengairi kolam.

"Dikasih sama yang punya tempat, karena suami saya bekerja di sini jadi tukang bersih-bersih," kata Turini di Setu Patok, Minggu (8/9/2019).

Turini, TKI yang 21 tahun bekerja di Arab Saudi kini berusaha membuka usaha, menjadi peternak lele.
Turini, TKI yang 21 tahun bekerja di Arab Saudi kini berusaha membuka usaha, menjadi peternak lele. (hakim baihaqi/tribun jabar)
Halaman
123
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved