Sejak Juli Lalu, Murid SD Negeri Pancawangi Cilaku Cianjur Belajar di Bawah Pohon

Puluhan murid SDN Pancawangi Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, belajar di luar kelas.

Sejak Juli Lalu, Murid SD Negeri Pancawangi Cilaku Cianjur Belajar di Bawah Pohon
KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN
Sejumlah siswa SDN Pancawangi Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpaksa belajar di lapang beralaskan terpal karena bangunan kelas mereka ambruk. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR– Puluhan murid SDN Pancawangi Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, belajar di luar kelas.

Pemandangan di SDN Pancawangi Cilaku tersebut terlihat selama dua bulan terakhir atau sejak pertengahan Juli lalu.

Para murid SDN Pancawangi Cilaku terpaksa belajar di luar kelas karena tiga ruang kelas di sekolah tersebut rusak berat.

Dampaknya, para murid SD itu terpaksa menggelar terpal di lapang voli, di bawah pohon dan teras ruang guru untuk melaksanakan kegiatan belajar-mengajar.

Jika hari mulai siang dan udara semakin panas, murid SD yang belajar di lapangan akan pindah untuk mencari lokasi yang teduh.

Pantauan Kompas.com, Sabtu (7/9/2019), sejumlah murid kelas 4 belajar di teras samping ruang guru sedangkan murid-murid kelas 5 dan 6 belajar di pinggir lapangan sekolah.

Permen Ini yang Bikin 21 Murid SD di Banjaran Keracunan, Begini Proses Keracunan Itu Terjadi

Ratusan Murid SD di Bandung Baca Puisi, Parade Lagu, Hingga Doa Lintas Agama, Ternyata Ini Tujuannya

Plt Kepala SDN Pancawangi Cilaku, Asep Sulaeman menyebutkan, pihaknya terpaksa menggelar kegiatan belajar-mengajar di luar kelas karena tiga ruang kelas dalam kondisi rusak berat.

“Bahkan satu ruang kelas, kelas 4 sudah ambruk Kamis lalu (5/9/2019) karena hujan deras ditambah kondisinya yang memang sudah lapuk,” kata Asep saat ditemui Kompas.com di sekolahnya, Sabtu.

Saat ini, ada sekitar 50 murid dari tiga kelas yang terpaksa belajar di luar. Pihaknya sudah melaporkan kondisi tersebut ke pihak terkait.

“Sudah dilaporkan melalui kordik (kordinator pendidikan) dan ke dinas terkait. Mudah-mudahan bisa secepatnya direspons karena anak-anak kami perlu segera mendapatkan ruangan untuk belajar. Mudah-mudahan bisa direhab total nantinya,” ucapnya.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved