PDIP Sebut Politik Dinasti di Kabupaten Bandung Belum Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan

Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono menilai Pola Pemerintahan Dinasti yang selama ini berjalan di Kabupaten Bandung tidak berhasil membawa perubahan yang

PDIP Sebut Politik Dinasti di Kabupaten Bandung Belum Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, BALEENDAH - Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono menilai Pola Pemerintahan Dinasti yang selama ini berjalan di Kabupaten Bandung tidak berhasil membawa perubahan yang baik.

PDIP menilai masih banyak PR yang harus diselesaikan di Kabupaten Bandung.

"Bandung ini pola dinasti yang terbangun, dari dulu dinastinya Pak Obar kemudian ke pak Dadang Naser, mungkin nanti bisa berlanjut," katanya saat ditemui di Baleendah, Kabupaten Bandung, Sabtu (7/9/2019).

Tunjuk Ineu Purwadewi Sundari Jadi Pimpinan DPRD Jabar, PDIP Jabar: Harus Lebih Bawel dan Kritis

Menurutnya pola politik dinasti yang dijalankan di Kabupaten Bandung tidak bisa mengangkat isu-isu dasar rakyat Kabupaten Bandung, semisal peningkatan kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lain-lain.

"Secara umum kami sudah tangkap masih banyak PR di Kabupaten Bandung. Sehingga saya pikir pola dinasti yang berjalan di Kabupaten Bandung tidak berhasil menjadikan Kabupaten Bandung menekan angka kemiskinan dan lain-lain," katanya.

Oleh karena itu, Ono menilai pada Pilkada Serentak 2020 inilah saatnya Kabupaten Bandung melakukan perubahan dengan tidak memenangkan partai penguasa atau dinasti pemerintahan.

Start Paling Awal, PDIP Cianjur Buka Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada 2020

"Kekuatannya ada di masyarakat. PDIP punya kekuatan untuk mengubah yang saat ini tengah berjalan di Kabupaten Bandung untuk bisa lebih baik lagi," ujarnya.

Menurutnya saat ini DPC tengah menjaring bakal calon bupati/wakil bupati yang memiliki figur yang kuat demi mengalahkan dinasti di Kabupaten Bandung. PDIP lakukan sejak awal untuk penguatan pemetaan partai.

"Survei lebih awal, paling tidak partai mendapat gambaran yang lengkap, kalau dulu kan tidak. Kami ubah polanya. Supaya Desember-Januari sudah keluar rekomendasi," katanya.

Resmi Dilantik, Ini Daftar 50 Anggota DPRD Kabupaten Majalengka, PDIP Raih Kursi Paling Banyak

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved