TKI asal Purwakarta Meninggal di Arab Saudi, Padahal Rencana Pulang Desember Nanti

Ia menanti kedatangan jenazah sang istri, Enung Nuroh, TKI asal Purwakarta yang meninggal dunia di Arab Saudi.

TKI asal Purwakarta Meninggal di Arab Saudi, Padahal Rencana Pulang Desember Nanti
Tribun Jabar/Ery Candra
Yahya saat memasuki ambulance di depan Pos 5 A Polres Purwakarta, persisnya pintu tol, di Kabupaten Purwakarta, Jumat (6/9/2019) malam. Ia menanti kedatangan jenazah istrinya, Enung Nuroh, TKI asal Purwakarta yang meninggal di Arab Saudi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Yahya (50) tampak berdiri depan Pos 5 A Polres Purwakarta, persisnya pintu tol. Ia menanti kedatangan jenazah sang istri, Enung Nuroh, TKI asal Purwakarta yang meninggal dunia di Arab Saudi.

Dari pengamatan Tribun Jabar, sebuah ambulance tampak terparkir di dekat lokasi Yahya berdiri.

Dikabarkan, jenazah Enung Nuroh sedang dibawa dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Yahya tak sendirian melainkan didampingi oleh Kabid Penempatan Tenaga Kerja, Disnakertrans Kabupaten Purwakarta, Tuti Gantini.

Yahya mengatakan pada saat istrinya dibawa ke rumah sakit Jeddah, Arab Saudi, sudah dalam keadaan koma selama lima hari.

Menurut Yahya, Enung Nuroh mengalami gagal jantung berdasarkan diagnosa oleh tim dokter rumah sakit itu.

TKI Asal Purwakarta Disebut Pernah Tak Keluar Rumah Majikan Selama 5 Bulan

Ibu Jadi TKI di Arab Saudi dan Tak Pulang 11 Tahun, Anak Nikah Tanpa Ibu, Beri Kabar pun Sulit

"Ini masih menunggu, tadi proses perjalanan sudah di Sadang. Jenazah dibawa ke rumah dulu di Cibodas," ujar Yahya di depan ambulance, Kabupaten Purwakarta, Jumat (6/9/2019), malam.

Yahya menuturkan istrinya bekerja di Arab Saudi sudah dua tahun delapan bulan. Bahkan rencananya, pulang ke Desa Cibodas RT 004/002, Kabupaten Purwakarta, pada desember 2019.

"Untuk agennya saya kurang tahu. Cuma sponsornya orang Cianting, Kecamatan Sukatani. Sudah dapat surat dari kementerian luar negeri sampai ke rumah, dan tembusan ke disnaker," katanya diaminkan oleh Tuti Gantini.

Menurutnya, Enung Nuroh yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Abha, Arab Saudi, telah tiga kali ke negara tersebut.

Ketika Enung Nuroh dinyatakan meninggal dunia, Yahya dihubungi melalui sambungan telepon dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI).

"Majikannya juga nelpon saya. Istri saya dibawa dari bandara Riyadh menuju bandara Soetta," ujarnya. 

Penulis: Ery Chandra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved