Pakaian Bekas Impor Dilarang Tapi Diburu Warga, Ini Tips dari Pembeli, Jangan Langsung Dipakai Lho

Pakaian impor bekas dilarang tapi tetap diburu warga. Ini tips dari pembeli pakaian impor bekas. Jangan langsung dipakai setelah membeli.

Pakaian Bekas Impor Dilarang Tapi Diburu Warga, Ini Tips dari Pembeli, Jangan Langsung Dipakai Lho
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Suasana di Pasar Cimol Gedebage, Kota Bandung, Kamis (5/9/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pasar Induk Gedebage sudah terkenal di kalangan pemburu pakaian bekas impor.

Ada ratusan pedagang pakaian bekas impor yang berjualan di blok pakaian bekas Pasar Induk Gedebage.

Barang-barang yang dijual beraneka ragam.

Mulai dari kemeja, celana, jas, jaket, hingga pakaian olahraga.

Bahkan ada pula yang secara khusus menjual pakaian dalam dan pakaian renang.

Sejumlah pembeli yang ditemui Tribun Jabar di blok pakaian bekas Pasar Induk Gedebage, kemarin, mengaku sangat menyadari bahwa pakaian bekas yang mereka beli di pasar ini berpotensi membawa penyakit.

Namun, kualitas barang, merek, dan harganya yang murah membuat mereka cenderung mengabaikan itu.

"Lagi pula, kan, kalau beli tidak langsung dipakai. Kalau saya, sih, direbus dulu, lalu dicuci. Enggak ujug-ujug dipakai," kata Nadya (22), mahasiswi perguruan tinggi negeri di Jatinangor.

Saat ditemui di blok pakaian bekas, kemarin, Nadya sedang memilah kemeja dan jaket bersama dua temannya, Anggi (20) dan Novita (21).

Ketiganya mengaku sudah dua tahun belakangan ini membeli pakaian bekas di Gedebage.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved