Rancangan Tata Tertib DPRD Jabar 2019-2024 Akan Perkuat Aturan Lama yang Dinilai Lemah

Ketua Tim Penyusun Rancangan Tata Tertib DPRD Jabar Tia Fitriani mengatakan keberadaan tim rancangan tata tertib adalah hal yang baru di DPRD Jabar

Rancangan Tata Tertib DPRD Jabar 2019-2024 Akan Perkuat Aturan Lama yang Dinilai Lemah
Istimewa
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pembentukan Tim Penyusun Rancangan Tata Tertib DPRD Provinsi Jawa Barat, Kamis (5/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Tim Penyusun Rancangan Tata Tertib DPRD Jawa Barat Tia Fitriani mengatakan keberadaan tim rancangan tata tertib adalah hal yang baru di DPRD Jawa Barat.

Sebab, pada periode sebelumnya tidak pernah ada tim rancangan sebelum dibahas di pansus tata tertib DPRD.

“Jadi kalau sekarang baru rancangan tata tertib DPRD secara garis besarnya. Tata tertibnya sendiri belum, kami nanti akan membandingkan antara peraturan tata tertib DPRD sebelumnya dengan yang baru. Mana yang sudah bagus tinggal kita kuatkan, dan mana yang masih lemah kita perkuat,” kata Tia seusai rapat paripurna di DPRD Jabar, Kamis (5/9/2019).

DPRD Jabar Bentuk Tim Penyusun Tata Tertib

45 Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Periode 2019-2024 Dilantik, Masih Banyak Muka Lama

VIDEO Ratusan Bunga Papan Ucapan Selamat kepada Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat

Salah satu yang ingin dioptimalkan dalam Peraturan Tata Tertib DPRD Jawa Barat 2019-2024 ini, kata Tia, yakni peran Badan Kehormatan DPRD Jawa Barat yang didorong lebih maksimal.

Selain itu, kata dia, di dalam peraturan tata tertib DPRD yang sekarang para legislator ingin betul-betul diberikan kesempatan peningkatan kapasitas kemampuan, seperti adanya tenaga ahli.

“Kemarin yang lemah-lemahnya itu, kita tidak punya peningkatan kapasitas diri seperti pelatihan-pelatihan. Selain itu, teman-teman lainnya ingin memiliki tenaga ahli. Cuma saya lihat untuk tenaga ahli masing-masing anggota tidak ada nomenklaturnya karena sudah dicoret dari Kemendagri. Nah mungkin akan kita coba masuk untuk masing-masing fraksi yang betul-betul bisa memenuhi kebutuhan para anggota dewan ini,” kata dia.

Sebelumnya, Pimpinan Sementara DPRD Jawa Barat mulai membentuk tim penyusun rancangan tata tertib DPRD Jawa Barat.

Tim penyusun rancangan tata tertib DPRD Jawa Barat ini akan bekerja hingga 16 September 2019.

Wakil Ketua Sementara DPRD Jawa Barat Tetep Abdulatip mengatakan, tim penyusunan rancangan tata tertib ini diketuai Tia Fitriani dari Partai Nasdem.

Nantinya, ketua tim akan dibantu dua orang wakil ketua tim.

Dikatakan dia, jika nantinya tim ini mampu merampungkan rancangan Tata Tertib DPRD Jawa Barat 2019-2024 ini lebih cepat dari waktu yang ditentukan, maka hasil rancangan itu langsung dibawa ke paripurna dan kemudian akan dibahas oleh panitia khusus yang akan dibentuk.

“Karena nanti pada 10 September 2019 kita akan paripurna tentang pengumuman struktur fraksi-fraksi dari partai-partai yang memiliki perwakilannya di DPRD Jawa Barat. Pembentukan fraksi ini tinggal diumumkan saja karena itu adalah kewenangan dari partai politik masing-masing,” kata Tetep.

Setelah pembentukan fraksi-fraksi DPRD Jawa Barat, kata dia, agenda selanjutnya yakni penetapan pimpinan definitif DPRD Jawa Barat dan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan tata tertib DPRD Jawa Barat 2019-2024.

“Untuk wakil ketua tim penyusun rancangan tata tertib DPRD ini juga kami menempatkan dari PPP dan Perindo sebagai wakil ketua tim. Itu merupakan salah satu bentuk penghargaan kami. Yang diakomodir di DPRD itu adalah kebersamaan. Alhamdulillah tadi teman-teman memiliki inisiatif untuk memberikan kehormatan kepada Partai Nasdem sebagai ketua tim, kemudian PPP dan Perindo sebagai wakil ketua tim. Itu budaya yang ingin kita kembangkan di DPRD Jawa Barat,” ujarnya.  (Adv/sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved